FAKULTAS Teknik Lingkungan dan Sumber Daya Alam (FTLSDA) Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) menjalin kerja sama strategis dengan PT Environesia Global Saraya terkait kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang lingkungan hidup dan transisi energi.
Hal itu diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara Dekan FTLSDA ITY Edy Masduqi dan President Director PT Environesia Global Saraya Saprian. Kolaborasi tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi sekaligus memperkuat ekosistem talenta hijau (green talents) yang siap menjawab kebutuhan industri.
President Director PT Environesia Global Saraya Saprian mengatakan sebagai jurusan Teknik Lingkungan pertama di Indonesia, Teknik Lingkungan ITY memiliki sejarah panjang dalam melahirkan insinyur lingkungan.
Baca juga : Bagaimana DNA Memengaruhi Cara Respons Karya Seni?
Hal ini, lanjut dia, sejalan dengan nilai dan positioning Environesia sebagai perusahaan konsultan dan laboratorium lingkungan yang membangun world class green ecosystem di Indonesia.
Menurutnya, sinergi antara institusi pendidikan yang berpengalaman dan pelaku industri progresif jadi fondasi utama kerja sama jangka panjang.
“Bagi Environesia, bekerja sama dengan Teknik Lingkungan ITY bukan sekadar seremoni, tetapi investasi jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan di bidang lingkungan."
"Kami melihat ITY sebagai pionir yang melahirkan insinyur lingkungan sejak awal, dan itu sangat selaras dengan komitmen Environesia untuk menghadirkan solusi lingkungan kredibel, profesional, dan berkelas dunia,” ujar Saprian, Jumat (27/2).
Baca juga : Peneliti Ungkap Kera Bisa Berimajinasi dan Bermain Pura-Pura
Dia menerangkan sesuai dengan MoU, ruang lingkup kerja sama antara lain mencakup pelaksanaan penelitian bersama dalam bidang lingkungan hidup dan transisi energi serta program pemagangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITY di unit bisnis Environesia.
Selanjutnya, kolaborasi kegiatan ilmiah melalui seminar, workshop, dan kuliah umum, serta keterlibatan Environesia dalam kuliah praktisi dan kegiatan pembelajaran lain bagi mahasiswa, sesuai ketentuan akademik ITY.
Saprian menambahkan dengan kolaborasi ini Environesia menegaskan kembali posisinya sebagai mitra strategis perguruan tinggi dalam membangun solusi lingkungan yang terukur, terpercaya, dan sejalan dengan standar global, sementara Teknik Lingkungan ITY memperkuat reputasi sebagai pelopor pendidikan teknik lingkungan di Indonesia.
Dekan FTLSDA ITY Edy Masduqi menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah nyata penguatan jejaring akademik dan industri. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen mengembangkan kapasitas individu dan kelembagaan, memajukan riset aplikatif di bidang lingkungan, serta menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung. (H-2)





