Utang Manchester United Bertambah Jadi Rp29 Triliun pada 2025

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Total utang klub sepak bola Manchester United mencapai 1,29 miliar poundsterling atau sekitar Rp29 triliun pada akhir 2025.

Utang Manchester United Bertambah Jadi Rp29 Triliun pada 2025. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Total utang klub sepak bola Manchester United mencapai 1,29 miliar poundsterling atau sekitar Rp29 triliun pada akhir 2025.

Dilansir dari BBC pada Jumat (27/2/2026), klub sepak bola Inggris itu mencatatkan laba operasional sebesar 32,6 juta poundsterling pada paruh kedua 2025.

Baca Juga:
Berapa Saham Milik Sir Jim Rattcliffe di Manchester United? Inilah Nilai Transaksinya

Namun, United juga menarik tambahan 25 juta poundsterling dari fasilitas kredit bergulir mereka, yang sekarang mencapai total 295,7 juta poundsterling

Ditambah pinjaman saat keluarga Glazer membeli Manchester United, serta kewajiban lainnya seperti biaya transfer yang belum dibayar, total utang klub tersebut memcapai 1,29 miliar poundsterling pada akhir tahun lalu.

Baca Juga:
Siapa Pemegang Saham Mayoritas Manchester United? Inilah Daftar Pemiliknya

Pada Agustus 2025, blogger keuangan sepak bola terkemuka Swiss Ramble menempatkan Everton dan Tottenham di atas Manchester United dalam daftar klub dengan utang terbanyak. Namun, kedua klub tersebut telah meminjam uang untuk membiayai pembangunan stadion baru.

Manchester United belum mengungkapkan rencana pembiayaan pembangunan stadion barunya, yang kemungkinan menelan biaya lebih dari 2 miliar poundsterling.

Baca Juga:
Profil City Football Group, Perusahaan Holding Sepak Bola Pemilik Manchester City FC

Total pendapatan klub pada paruh kedua 2025 adalah 190,3 juta poundsterling, dengan pendapatan komersial turun delapan persen menjadi 78,5 juta poundsterling. Namun, gaji juga turun sembilan persen menjadi 75,1 juta poundsterling.

Sejak mengambil 29 perse  saham di klub itu dua tahun lalu, Sir Jim Ratcliffe telah melakukan pemangkasan biaya besar-besaran, termasuk dua putaran pemutusan hubungan kerja (PHK) yang secara total mengurangi 450 pekerja.

Selain itu, banyak fasilitas bagi staf, termasuk kantin staf yang dibiayai perusahaan, telah dihapus. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Jateng Catat Laba Rp1,4 T, Terbesar di Antara BPDSI
• 7 jam laludetik.com
thumb
Puasa Kesembilan: Ketika Doa Mengalahkan Kekuasaan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Transformasi Ajaib Tubuh Anda Selama 30 Hari Berpuasa?
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Garut Tagih Janji Pemprov Jabar Bangun Pelabuhan di Pantai Selatan
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Kemendikdasmen Gandeng BPS Gelar Sensus Pendidikan Nasional
• 8 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.