Beredar rekaman CCTV yang memperlihatkan bocah dikerubungi dan diseret di jalan. Pemicunya adalah bocah itu kalah balap lari liar di wilayah Cimanggis, Depok, Rabu (25/2).
Orang tua korban—belakangan diketahui bernama Widya—tidak terima atas perlakuan yang diterima anaknya, namun menyebut takut melapor ke polisi karena orang tua pelaku adalah polisi.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan peristiwa tersebut.
“Sekelompok anak berusia sekitar 11 sampai 12 tahun melakukan kegiatan lomba lari. Dari kegiatan tersebut terjadi kejadian yang tidak terduga dan terekam kamera CCTV milik salah satu warga,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (27/2).
Ia menambahkan, pelaku berinisial T yang tidak terima atas hasil balap lari kemudian memprovokasi temannya untuk melakukan penganiayaan.
Total terdapat dua orang pelaku, salah satunya disebut memiliki keterbelakangan mental dan turut melakukan kekerasan terhadap korban.
Benar Anak PolisiMade juga menanggapi narasi yang beredar terkait dugaan keterlibatan anak polisi sehingga korban disebut takut melapor.
“Ada narasi bahwa perselisihan dilakukan oleh anak polisi sehingga pihak korban takut melapor ke kepolisian,” tuturnya.
Polsek Cimanggis telah melakukan mediasi melalui restorative justice dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara tersebut secara damai. Peristiwa itu dinilai sebagai bentuk kenakalan remaja yang masih dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
“Selanjutnya pihak korban yang merasa dirugikan sempat mendatangi Polsek Cimanggis untuk membuat laporan. Namun, di antara kedua belah pihak akhirnya disepakati penyelesaian secara damai,” tutupnya.





