Harimau Sumatra Serang Warga di Riau

mediaindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita

BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerima laporan dari Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Satria Perkasa Agung (SPA) Serapung bahwa telah terjadi insiden serangan Harimau Sumatra (Pahthera Tigris Sumatrae) terhadap seorang warga di area Dermaga PT. SPA Serapung, Desa Teluk, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (25/2) sekitar pukul 23.30 WIB. Menindaklanjuti laporan serangan harimau di Riau tersebut Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono, menurunkan Tim untuk melakukan pemantauan di lapangan. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tim di lapangan, korban bernama Kohai sebelumnya bersama lima rekannya sedang melakukan perjalanan menggunakan tabut atau pompong.  Namun, akibat kondisi air sungai atau laut yang surut, rombongan tersebut memutuskan untuk bersandar sementara di Dermaga PT. SPA Serapung sejak Selasa (24/2) sekitar pukul 20.00 WIB, sambil menunggu air pasang.

"Pada saat para warga beristirahat di atas tabut atau pompong, seekor Harimau Sumatra tiba-tiba muncul dari arah daratan atau semak-semak di sekitar dermaga dan langsung menerkam korban pada bagian belakang kepala," ujar Supartono, Jumat (27/2)..

Baca juga : Harimau Sumatra Muncul di Permukiman Warga Desa Benteng Hulu Siak

Harimau Sumatra yang menyerang warga disaksikan oleh salah satu rekan korban yang kemudian segera berteriak meminta pertolongan. Petugas keamanan (security) Pos Dermaga PT. SPA Serapung yang menerima informasi tersebut langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi korban.

"Korban selanjutnya dibawa menggunakan kendaraan operasional menuju Pos P3K PT. SPA Serapung untuk mendapatkan penanganan medis awal, sebelum akhirnya dirujuk ke Puskesmas Penyalai guna penanganan lebih lanjut," jelasnya.

Saat ini, kata Supartono, Tim Balai Besar KSDA Riau dibantu sejumlah pihak masih terus melakukan pemantauan Harimau Sumatra di lokasi kejadian, termasuk upaya mitigasi untuk mencegah kejadian serupa serta memastikan keselamatan masyarakat di sekitar area tersebut.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menghindari aktivitas di area rawan pada malam hari, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan keberadaan satwa liar di sekitar permukiman," pungkasnya.(RK)
Images

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Universitas Bakrie Dorong Penguatan Mutu dan IKU Perguruan Tinggi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Buronan Sembunyi di Truk Sampah
• 14 jam lalurealita.co
thumb
Owen Rahadian Ceritakan Awal Kisah Jatuh Hati dengan Persipura
• 8 jam lalubola.com
thumb
Tarif Dagang Indonesia-AS Turun Jadi 15 Persen, Airlangga Pastikan Kesepakatan Tetap Berlaku
• 7 jam lalupantau.com
thumb
2 Pembunuh Sekeluarga di Indramayu Didakwa Pasal Berlapis, Terancam Hukuman Mati
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.