Terkini, Sidrap – Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif meraih gelar doktor honoris causa Administrasi Keagamaan dari Universitas Syariah, penghargaan itu diserahkan pada Tabligh Akbar Bersama Ustadz Das’ad Latif, di Masjid Agung, Kabupaten Sidrap, Jumat 27 Februari 2026.
Kegiatan tabligh akbar itu juga memperingati satu tahun pemerintahan pasangan Syaharuddin Alrif dan Nurkanaah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sidrap.
Syahar sapaan akrab Syaharuddin Alrif mengatakan, sudah satu tahun menakhodai Kabupaten Sidrap selama satu tahun, dia membeberkan berbagai prestasi yang telah diraihnya selama menjabat sebagai bupati.
“Saya memiliki visi besar, menjadikan Sidrap sebagai lumbung beras besar Indonesia, capaian sebelumnya 400 ribu ton atau Rp2,1 triliun. Sekarang naik 665 ribu ton setara dengan Rp4,6 triliun. Begitu juga lumbung telur mencapai 20 juta ekor ayam dan petelur,” ungkap Ketua DPW Partai NasDem Sulsel ini.
Selain itu, angka kemiskinan menurun dan paling rendah di Sulsel, itu menunjukka indeks pembangunan manusia sebelumnya
hanya 74 persen dan saat ini naik menjadi 75 persen.
“Tadi saya menerima informasi bahwa tahun 2024, Sidrap urutan ke-21 pertumbuhan ekonominya. Alhamdulillah peringkat pertama di Sulsel tongkat pertumbuhan ekonomi mencapai 7,71 persen,” papar Syahar.
Untuk di bidang agama, Syahar menyampaikan, Sidendeng Rambang penghapal Alquran di Indonesia. Tercatat ada 106 rumah tahfidz dan 198 pesantren.
Dibidang energi terbarukan, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) atau kincir angin menghasilkan 75 megawatt.
“Tahun depan kincir kita bertambah 20 turbin dan bertambah kapasitas 200 megawatt. Nanti ada pembangkit listrik tenaga surya di Danau Sidendengmeneguhkan Sidendeng Rappang penghasil listrik dari energi terbarukan,” ujarnya.
Meskipun demikian, Syahar merasa belum puasa dengan pencapaian tersebut. Dirinya akan terus bekerja keras untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat Sidrap.
Pada acara itu, Syaharuddin Alrif juga menyerahkan sertifikat Penghargaan Berprestasi di bidang Keagamaan.
Acara dilanjutkan dengan tausyiah dari Ustadz Das’ad Latif. Puluhan ribu masyarakat Sidrap antusias mendengar tausiah ini.




