Tak Hanya Bandar Narkoba Ko Erwin, Bendaharanya Ikut Diciduk di Mataram! Perannya Terbongkar

viva.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Tak hanya membekuk bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin, aparat juga meringkus sosok penting di lingkarannya, yaitu sang bendahara.

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan telah menangkap Ais Setiawati yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Ais diamankan di Mataram, Kamis, 26 Februari 2026.

Baca Juga :
Bandar Narkoba Ko Erwin Dikonfrontir dengan AKP Maulangi! Bongkar Aliran Suap ke AKBP Didik
Respons Pelaku Usaha atas Pernyataan BNN Terkait Dugaan Penyalahgunaan Vape

“Salah satu DPO-nya juga sudah kita tangkap atas nama Ais selaku bendahara, kita tangkap di Mataram. Jadi Bareskrim tangkap Koko Erwin kemarin di Sumut, dekat dengan perbatasan Malaysia. Kita amankan satu lagi DPO di Mataram,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Roman Elhaj kepada wartawan Jumat, 27 Februari 2026.

Dalam struktur jaringan, Ais disebut berperan sebagai pengelola keuangan. Ia menerima hasil penjualan narkoba dari Anita, istri anggota SPKT Polres Bima Kota Bripka Irfan. Uang tersebut kemudian disetorkan ke Ko Erwin sebagai bandar utama.

Tak hanya itu, Ais juga diketahui sempat berada dalam satu pertemuan bersama sejumlah nama yang kini terseret perkara.

“Iya betul (sempat bertemu) di Hotel Marina Inn di Bima itu kan ada Koko Erwin, ada Malaungi, ada Ais, sama Anita,” ujar Roman.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan perkara dugaan aliran dana dan keterlibatan sejumlah pihak, termasuk mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi yang merupakan anak buah eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.

Meski disebut memiliki peran strategis dalam perputaran uang, saat penangkapan di sebuah rumah kontrakan di Mataram, petugas tak menemukan narkotika.

“Enggak ada ditemukan barang bukti baru, HP-nya saja yang dia bawa itu,” katanya.

Ponsel yang disita kini menjadi salah satu fokus penyidik untuk menelusuri komunikasi serta jejak transaksi. Saat ini, Ais telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

Ia diperiksa secara konfrontir bersama tersangka lain dari berbagai klaster peredaran narkoba. Pemeriksaan itu melibatkan nama-nama yang telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda NTB, yakni Irfan, Herman, Yusril, dan Anita. Termasuk Ko Erwin serta AKBP Didik yang perkaranya kini ditangani Dittipid Narkoba Bareskrim Polri.

Baca Juga :
Detik-detik Bandar Penyuap AKBP Didik Kabur ke Malaysia, Ko Erwin Ditembak di Tengah Laut
AS Tawarkan Hadiah Rp 167,8 Miliar untuk Informasi Keberadaan Kakak Beradik Pemimpin Kartel Narkoba Sinaloa Meksiko
Ko Erwin Ditembak Saat Kabur ke Malaysia, Bandar Penyuap AKBP Didik Tiba di Bareskrim dengan Kaki Pincang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
28 Juta Warga Alami Masalah Mental, Cak Imin: Ini Gunung Es yang Mengkhawatirkan
• 19 jam lalukompas.com
thumb
KPK Ungkap Alasan Baru Tetapkan Budiman Bayu Jadi Tersangka Meski Sempat Terjaring OTT
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Update Harga iPhone Hari Ini, Ada Diskon Ramadhan Rp 1 Juta hingga 2 Maret
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Wanita Diduga Dilecehkan di KRL Jakarta-Bogor, Langsung Lapor Petugas
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Golkar Ingatkan PDIP soal MBG: Tak Menolak saat Penganggaran
• 14 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.