Jabar optimalkan Sapawarga distribusikan tiket gratis-pantau mudik

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Bandung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengoptimalkan aplikasi terintegrasi Sapawarga, dalam mendistribusikan tiket mudik gratis Lebaran 2026 sebanyak 3.040 tiket, hingga pantauan arus lalu lintas selama periode tersebut melalui CCTV.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat Mas Adi Komar menyatakan penggunaan aplikasi ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan akses informasi mudik yang akurat, aman, dan transparan dalam satu genggaman.

"Kami fokus menyampaikan informasi yang lebih akurat khususnya jalur mudik yang aman dan lancar, kemudian juga program mudik gratis hingga terintegrasi dengan pantauan lalu lintas melalui CCTV," ujar Adi di Bandung, Jumat.

Masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis, sudah bisa mendaftar sejak dari 11 Februari hingga 12 Maret 2026 dengan mengunggah data diri seperti NIK, nomor KK, dan rute keberangkatan. Adapun aktivasi tiket dijadwalkan pada 1-12 Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar menambahkan pihaknya telah menyiapkan 74 unit bus dari berbagai operator ternama seperti PO Sugeng Rahayu, Damri, Sinar Jaya, Primajasa, dan MGI untuk melayani rute dalam maupun luar provinsi.

"Program Mudik Gratis 2026 akan diberangkatkan pada 13, 14, dan 15 Maret 2026 dengan titik keberangkatan dari Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi," kata Dhani.

Ia menjamin seluruh armada telah melewati pemeriksaan teknis (ramp check) dan kru bus dalam kondisi sehat untuk memastikan keselamatan penumpang hingga tujuan.

Selain fasilitas mudik gratis, Pemprov Jabar juga menyiagakan Command Centre sebagai pusat kendali informasi. Fasilitas ini memanfaatkan jaringan CCTV di sepanjang jalur mudik dan jalur wisata untuk memberikan data real-time mengenai kondisi lalu lintas.

"Command Centre nantinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan petugas lapangan untuk monitoring sekaligus mengambil keputusan yang tepat terkait kondisi perjalanan mudik 1447 Hijriah," ujar Adi Komar.

Langkah digitalisasi ini, kata Adi, diambil mengingat prediksi Dishub Jabar bahwa sekitar 70 persen pemudik masih akan menggunakan kendaraan pribadi, terutama melintasi ruas jalan tol di wilayah Jawa Barat.

Oleh karena itu, integrasi antara aplikasi Sapawarga dan pantauan CCTV diharapkan menjadi solusi bagi pemudik untuk menghindari titik macet maupun area rawan longsor yang telah dikoordinasikan dengan dinas terkait.



Baca juga: Pemprov Jabar jamin jalan provinsi bebas lubang di mudik lebaran 2026

Baca juga: Jabar gelar mudik gratis, tersedia 6.500 tiket bus & 5.954 tiket KA

Baca juga: PLN UID Jabar sediakan mudik gratis bagi masyarakat




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggaran MBG Masuk Pos Pendidikan, Seskab Teddy: Tidak Ada Program yang Dikurangi
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Penemuan Potongan Tubuh Manusia di Gianyar Bali, Polisi Selidiki Identitas Korban
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
4 Zodiak yang Selalu Semangat Booking Tempat Bukber
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Wardatina Mawa Akhirnya Resmi Gugat Cerai Insanul Fahmi
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Pilah-pilih Saham Royal Dividen di Tengah Musim Rilis Laporan Keuangan Emiten
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.