tvOnenews.com — Mudik Lebaran selalu jadi tradisi tahunan yang dinanti masyarakat Indonesia. Kini, tren mudik menggunakan mobil listrik pun kian meningkat, seiring makin banyaknya produsen menghadirkan kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.
Meski begitu, perjalanan jarak jauh dengan mobil listrik tentu punya tantangan berbeda dibanding mobil berbahan bakar konvensional.
Soal jarak tempuh hingga pengisian daya jadi perhatian utama. Agar perjalanan tetap lancar, aman, dan nyaman, berikut tujuh trik yang perlu diperhatikan.
1. Rencanakan Rute dan Titik Pengisian Daya
- ANTARA/HO
Mobil listrik umumnya memiliki jarak tempuh 200–400 kilometer dalam sekali pengisian penuh, tergantung tipe dan kapasitas baterai. Karena itu, perencanaan rute sangat krusial.
Tandai lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang jalur mudik. Saat ini, banyak aplikasi peta yang sudah menyediakan fitur pencarian charger mobil listrik sehingga memudahkan pengguna dalam menyusun strategi perjalanan.
2. Pastikan Baterai Terisi Optimal Sebelum Berangkat
Sebelum memulai perjalanan, pastikan baterai dalam kondisi penuh. Idealnya, isi daya hingga 80–100 persen untuk perjalanan jarak jauh.
Jangan lupa memperhitungkan potensi kemacetan yang bisa membuat konsumsi daya meningkat. Perencanaan matang akan mencegah risiko kehabisan baterai di tengah jalan.
3. Manfaatkan Waktu Istirahat untuk Charging
Jangan menunggu baterai hampir habis untuk mencari SPKLU. Manfaatkan momen istirahat di rest area yang memiliki fasilitas pengisian daya.
Selain mengisi baterai kendaraan, pengemudi dan penumpang juga bisa beristirahat, makan, sekaligus melakukan pengecekan ringan pada mobil.
4. Aktifkan Mode Hemat Energi
- PLN
Sebagian besar mobil listrik dibekali mode berkendara hemat energi. Fitur ini membantu memperpanjang jarak tempuh per pengisian.
Hindari akselerasi mendadak dan kecepatan tinggi secara konstan, karena gaya berkendara agresif bisa membuat baterai lebih cepat terkuras, terutama di jalur tol panjang.
5. Pantau Suhu Baterai
Baterai mobil listrik sensitif terhadap suhu ekstrem. Saat perjalanan jauh di tengah cuaca panas, perhatikan indikator suhu baterai di panel instrumen.




