JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi melakukan hipnoterapi pada ibu dari MAR (22), korban pembunuhan oleh adik kandungnya MAH (16) di Kelapa Gading, Jakarta Utara, sebagai upaya trauma healing atau penyembuhan trauma.
Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ni Luh Sri Arsin menyebut ibu korban kondisinya masih histeris.
"Sang ibu masih histeris dan kami berikan pemulihan trauma dengan hipnoterapi agar dapat menenangkan diri," kata Sri di Jakarta, Jumat (27/2/2026), seperti dikutip Antara.
Ia menjelaskan, trauma healing tersebut diberikan oleh personel Polri yang memang memiliki kemampuan pelayanan tersebut.
Baca Juga: Geger! Adik Bunuh Kakak Kandung di Kelapa Gading, Polisi Masih Usut Motif | KOMPAS MALAM
"Tadi kondisinya sudah cukup stabil dan kami juga ambil keterangan menyangkut peristiwa yang menimpa anaknya," ujarnya.
Sri memastikan kondisi yang menimpa dua anak kandungnya dirasakan berat oleh ibu tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya memberikan pendampingan, sesuai dengan arahan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz.
“Pemberian layanan trauma healing ini kembali akan kami lakukan dan melihat kondisi kejiwaan sang ibu,” tutur Sri.
Sri menuturkan, berdasarkan keterangan sang ibu, dirinya merasa tidak pernah pilih kasih kepada kedua anak kandungnya tersebut.
Ia menyampaikan sang kakak MAR (22) berkuliah di tiga tempat dan membutuhkan biaya pendidikan yang lebih banyak dibandingkan pelaku yang masih bersekolah SMP.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Antara
- adik bunuh kakak
- adik aniaya kakak
- polres metro jakarta utara
- pembunuhan
- penganiayaan





