VIVA – Pada Sabtu, 28 Februari 2026, umat Islam masih menjalani rangkaian ibadah di bulan Ramadhan 1447 Hijriah dengan penuh kekhusyukan. Nuansa bulan suci tetap terasa di berbagai sudut kota, mulai dari rumah, musala, hingga masjid dan pusat aktivitas warga.
Di tengah rutinitas harian yang tetap berlangsung, ketepatan dalam menunaikan salat lima waktu menjadi hal yang sangat penting. Mengetahui jadwal salat secara akurat membantu umat Muslim menjaga keteraturan ibadah sekaligus mempertahankan kualitas puasa yang sedang dijalankan.
Ramadhan bukan semata-mata tentang menahan lapar dan haus sejak fajar hingga matahari terbenam. Lebih luas dari itu, bulan ini menjadi momentum untuk memperkuat spiritualitas, termasuk meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan salat tepat waktu.
Oleh sebab itu, jadwal salat harian memiliki peran strategis. Informasi waktu Subuh sangat dibutuhkan setelah sahur sebagai penanda dimulainya puasa, sementara waktu Maghrib menjadi acuan saat berbuka. Ketelitian dalam mengikuti waktu-waktu tersebut membuat pelaksanaan ibadah berjalan lebih tertib dan sesuai ajaran.
Tak hanya untuk kepentingan ibadah, jadwal salat juga membantu dalam mengatur kegiatan sehari-hari. Dengan berpedoman pada waktu yang telah ditentukan, masyarakat dapat menyesuaikan agenda pekerjaan, waktu istirahat, hingga persiapan berbuka tanpa mengesampingkan kewajiban utama sebagai seorang Muslim.
Bagi masyarakat DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya yang memiliki mobilitas tinggi, informasi jadwal salat menjadi semakin penting. Kesibukan khas perkotaan sering kali membuat waktu terasa cepat berlalu, sehingga panduan waktu yang jelas membantu menjaga konsistensi ibadah selama Ramadhan.
Berikut jadwal salat untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu, 28 Februari 2026:
Subuh: 04.43 WIB
Zuhur: 12.09 WIB
Asar: 15.13 WIB
Maghrib: 18.15 WIB
Isya: 19.24 WIB
Waktu Subuh yang jatuh pada pukul 04.43 WIB menandai awal puasa setelah sahur. Selanjutnya, Maghrib pada pukul 18.15 WIB menjadi tanda berbuka. Adapun salat Isya pukul 19.24 WIB dapat dilanjutkan dengan tarawih bagi umat Muslim yang melaksanakannya.
Dengan konsisten merujuk pada jadwal salat, pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan dapat berlangsung lebih disiplin dan terarah. Ketepatan waktu bukan hanya kebiasaan, melainkan bagian dari upaya menjaga kualitas ibadah serta memperkuat komitmen spiritual sepanjang bulan suci.





