JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi mengumumkan pelaksanaan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 yang kembali digelar secara gratis oleh pemerintah.
Program ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kompetensi tenaga kerja guna mendukung target SDM Unggul 2045.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa pelatihan vokasi tahun ini mengusung konsep link and match antara pelatihan dan kebutuhan dunia usaha serta industri.
BACA JUGA:Kemenhut Klarifikasi Viral Rakit Kayu di Sungai Kapuas, Pastikan 1.085 Batang Meranti Legal dan Bersertifikat
BACA JUGA:Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Tanda Negara Darurat Sudah Banyak, Reformasi Jilid II Butuh Kesadaran Kolektif
“Pelatihan yang diselenggarakan memiliki keterkaitan erat dengan dunia usaha dan industri. Lulusannya diharapkan dapat langsung memenuhi kebutuhan pasar kerja,” ujar Menaker di Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.
20.000 Kuota Batch 1, Total Target 70.000 Peserta
Pada tahap awal atau Batch 1, Kemnaker menyediakan 20.000 kuota peserta.
Program ini akan dilaksanakan serentak di 21 UPT Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di seluruh Indonesia.
Secara keseluruhan, Pelatihan Vokasi Nasional 2026 ditargetkan menjangkau lebih dari 70.000 peserta dalam tiga batch pelatihan sepanjang tahun.
BACA JUGA:Dapat Uang Saku! Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar
BACA JUGA:Kemenag Gandeng British Council, 720 Guru Madrasah Disiapkan Tembus Panggung Dunia
Syarat dan Jadwal Pendaftaran
Program ini terbuka untuk masyarakat minimal usia 17 tahun dan telah memiliki akun di platform SIAPkerja.
Khusus Batch 1, prioritas diberikan kepada lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023–2025.
- 1
- 2
- »




