Alasan Tersangka Kasus Impor Barang KW di DJBC Punya Banyak Safe House Terkuak, Selalu Pindah-Pindah agar Tidak Diketahui

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Alasan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang KW di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan punya banyak safe house atau rumah aman akhirnya terkuak. 

Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur Rahayu menyebut mereka sering berpindah lokasi agar tidak mudah terdeteksi penegak hukum.

“Kenapa memerlukan beberapa safe house? Karena mereka beroperasi selalu berpindah-pindah supaya tidak mudah diketahui,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Asep pun memberikan contoh. Misalnya, barang hasil dugaan tindak pidana korupsi dipindahkan dari rumah aman di Jakarta Pusat ke rumah aman lain di Tangerang Selatan. 

Kasus ini bermula saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan DJBC Kementerian Keuangan pada 4 Februari 2026 lalu. 17 Orang berhasil ditangkap dalam operasi tersebut. 

Pada 5 Februari 2026, enam dari 17 orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024–Januari 2026 Rizal (RZL) dan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono (SIS).

Tersangka lainnya, yakni Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan (ORL) dan Pemilik Blueray Cargo John Field (JF).

Lalu, KPK juga menetapkan Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND) dan Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK) sebagai tersangka.

Pada 26 Februari 2026, KPK kembali menetapkan Budiman Bayu Prasojo (BBP) sebagai tersangka baru. (ant/nsi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Habiburokhman DPR Soroti ABK Dituntut Hukuman Mati Kasus 2 Ton Sabu, Pakar Hukum: Efek Kejut
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Bnetfit Luncurkan Identitas Baru, Siap Pimpin Transformasi Digital Nasional 2026
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Sandiaga Uno Dorong Ibu Rumah Tangga Buka Usaha Kuliner di Lebak Banten
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Innalillahi, Andi Muhammad Yasir Asisten I Pemkot Makassar Meninggal Dunia
• 5 jam laluterkini.id
thumb
Browcyl Hadirkan Promo Iftar Ramadan, Diskon 20 Persen untuk Pelanggan Setianya
• 10 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.