Ibas Sebut Program BSPS Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah Punya Rumah Layak Huni

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Dalam agenda Reses Ramadan untuk meninjau Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 di Kabupaten Magetan, Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi pembangunan martabat dan masa depan keluarga Indonesia.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Ramadhan mengajarkan nilai kepedulian, empati, dan semangat berbagi. Nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan Program BSPS sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Baca Juga :
6 Tips Menata Rumah saat Ramadhan, Nomor Terakhir Kadang Cuek
Coba Masuk Paksa Rumah Trump di Florida Bawa Senjata, Pria AS Ditembak Mati

“Hari ini kita tidak hanya membangun rumah. Kita membangun martabat. Rumah bukan sekadar atap, rumah adalah rasa aman,” kata Ibas dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu, 28 Februari 2026.

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan bentuk ikhtiar negara dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang layak. Program ini menekankan semangat gotong royong, di mana negara hadir memberikan stimulan dan masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam proses Pembangunan. 

Dalam kunjungan tersebut, Ibas meninjau langsung rumah warga penerima bantuan BSPS yang telah direalisasikan kepada 20 keluarga di Kelurahan Tinap. Melalui program tersebut, masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta untuk memperbaiki kondisi rumah yang sebelumnya dinilai kurang layak huni.

Ia juga mengingatkan bahwa hak atas tempat tinggal yang layak telah dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H, sehingga pelaksanaan program perumahan harus dipandang sebagai amanat konstitusi yang wajib dijaga bersama.

“Rumah yang layak melahirkan harapan yang layak. Ketika rumah kuat, keluarga menjadi tenang. Ketika keluarga tenang, anak-anak memiliki ruang untuk tumbuh, belajar, dan berani bermimpi. Dari situlah lahir generasi unggul yang akan membawa kemajuan desa dan bangsa," katanya.

Ia juga mendorong agar pembangunan rumah sejalan dengan penguatan potensi desa, mulai dari sektor pertanian yang tangguh, UMKM yang naik kelas, hingga lahirnya anak-anak berprestasi.

“Setiap keluarga harus punya cita-cita. Setiap rumah harus punya harapan,” katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan, merawat semangat gotong royong, dan terus melangkah membangun desa.

“Jika desa kuat, negeri kuat. Indonesia Maju. Ramadhan religi, menguatkan negeri,” pungkasnya.

Baca Juga :
Tabrak Rumah Anak Jusuf Kalla, Pengemudi Hyundai Santa FE Damai! Siapkan Rp25 Juta Ganti Pagar
Terungkap! Rumah Ditabrak Hyundai Santa FE di Brawijaya Bukan Milik JK tapi Punya Anaknya
Hyundai Santa FE Hantam Rumah Jusuf Kalla, Ending Kasusnya Tak Disangka

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Dody Pastikan Percepatan Perbaikan Jalan Parung-Bogor
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Warga Tangkap Pelaku Penusukan Juru Parkir di Jalan Godean
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Agrinas Bakal Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
RMKE Realisasikan Buyback 7,22 Juta Saham, Sisa Dana Rp170,28 Miliar
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Airlangga: AS Turunkan Tarif Jadi 15%, Perjanjian Resiprokal Tetap Berlaku
• 22 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.