Keistimewaan Bersedekah di Bulan Ramadan, Ganjaran Dapat Dilipatgandakan

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.IDKeistimewaan bersedekah di bulan ramadan. Ternyata ganjaran dapat dilipatgandakan.

Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai bulan untuk menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, bulan suci ini menjadi sarana pembinaan rohani yang mendorong umat Islam meningkatkan amal sosial, salah satunya dengan bersedekah.

Pada bulan penuh berkah ini, setiap amal kebaikan memperoleh ganjaran berlipat. Tidak mengherankan jika Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang sangat dermawan, dan tingkat kedermawanan beliau semakin bertambah saat Ramadan tiba.

Dalam hadis riwayat Sahih Bukhari disebutkan bahwa Rasulullah SAW lebih dermawan daripada angin yang berembus ketika memasuki bulan Ramadan. Gambaran tersebut menegaskan bahwa sedekah bukan sekadar anjuran, melainkan bagian penting dari esensi puasa yang menanamkan empati dan kepedulian sosial.

Makna Sedekah dalam Islam

Secara etimologis, sedekah berasal dari kata shadaqah yang berakar dari shidq, bermakna kejujuran atau kebenaran. Dalam praktik ibadah, sedekah menjadi bukti nyata keimanan seorang hamba. Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab menjelaskan bahwa sedekah mencerminkan ketulusan dan keikhlasan hati dalam beribadah.

Sedekah pun tidak terbatas pada pemberian harta. Dalam buku Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq diterangkan bahwa segala bentuk kebaikan yang diniatkan karena Allah seperti menolong sesama, berbagi ilmu, bahkan menyingkirkan duri dari jalan termasuk sedekah.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendefinisikan sedekah sebagai pemberian sukarela, baik berupa materi maupun nonmateri, di luar kewajiban zakat, yang ditujukan demi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat.

Landasan Al-Qur’an tentang Keutamaan Sedekah

Keistimewaan sedekah ditegaskan dalam banyak ayat Al-Qur’an. Salah satunya dalam Surah Al-Baqarah ayat 271 yang menjelaskan bahwa sedekah, baik dilakukan secara terbuka maupun tersembunyi, memiliki nilai tinggi dan dapat menghapus dosa.

Ayat lain, yaitu Surah Saba ayat 39, menegaskan bahwa harta yang diinfakkan di jalan Allah tidak akan berkurang, bahkan akan diganti oleh-Nya. Hal ini menunjukkan jaminan keberkahan bagi orang yang gemar berbagi.

 

Mengapa Sedekah di Ramadan Lebih Utama?

Ramadan menjadi bulan istimewa karena setiap amal saleh dilipatgandakan pahalanya. Dalam kitab Lathaif al-Ma’arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali dijelaskan bahwa kebaikan di bulan Ramadan memiliki nilai spiritual lebih tinggi karena dilakukan dalam suasana ibadah yang intens dan penuh pengendalian diri.

Sedekah juga berfungsi menyempurnakan puasa. Jika puasa melatih pengendalian diri, maka sedekah melatih kemurahan hati. Keduanya berpadu membentuk pribadi mukmin yang seimbang antara kesalehan individu dan sosial.

Manfaat Sedekah bagi Dunia dan Akhirat

Sedekah tidak hanya membawa dampak bagi penerima, tetapi juga bagi pemberinya. Dalam hadis riwayat Sunan Tirmidzi disebutkan bahwa sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.

Dalam kehidupan sehari-hari, berbagi mampu menghadirkan ketenteraman batin. Sejumlah psikolog Muslim modern menyatakan bahwa memberi kepada orang lain dapat meningkatkan rasa bahagia dan mengurangi stres.

Al-Qur’an melalui Surah Al-Munafiqun ayat 10 juga mengingatkan agar manusia berinfak sebelum datang penyesalan di akhir hayat. Bahkan dalam hadis riwayat Sahih Muslim dijelaskan bahwa sedekah akan menjadi naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat.

Ragam Sedekah Selama Ramadan

Sedekah di bulan Ramadan tidak selalu berbentuk uang. Menyediakan hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa, membantu tetangga yang kesulitan, berdonasi untuk kegiatan sosial, mengajarkan ilmu, hingga memberikan tenaga termasuk amal sedekah.

Dalam kitab Tazkiyatun Nafs karya Imam Al-Ghazali disebutkan bahwa sedekah terbaik adalah yang dilakukan secara konsisten, walau nilainya kecil, karena kesinambungan menunjukkan ketulusan hati.

Ramadan sebagai Momentum Kepedulian

 

Hakikat Ramadan bukan hanya ibadah personal, melainkan juga waktu memperkuat solidaritas sosial. Dengan memperbanyak sedekah, umat Islam diajak lebih peka terhadap kesulitan orang lain, memperkecil kesenjangan sosial, dan mempererat persaudaraan.

Saat tangan memberi, hati pun disucikan. Ketika harta dibagikan, jiwa justru terasa lebih kaya. Inilah sebabnya sedekah disebut sebagai investasi akhirat yang tak pernah merugi.

Ramadan menjadi momen tepat untuk membangun kebiasaan berbagi yang berkelanjutan, tidak hanya di bulan suci, tetapi juga setelahnya, agar nilai puasa benar-benar membentuk pribadi yang peduli, rendah hati, dan penuh kasih. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BTN Bidik Pertumbuhan Wealth Management 15%
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mantan Pilot Angkatan Udara AS Ditangkap karena Melatih Militer China
• 21 jam laluokezone.com
thumb
WIKA Raih ESG Score 64/100 dari S&P Global Sustainable 2025
• 18 jam laludetik.com
thumb
Polda NTB Bawa AKP Malaungi ke Bareskrim Usai Koko Erwin Ditangkap
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kemlu: Tugas TNI di Gaza Nontempur, Bisa Dihentikan Kapan Saja
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.