BATU (Realita)- Massa reses di pergunakan Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Saifudin Zuhri, S.H.I., dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil 6 Wilayah Malang Raya untuk mendekatkan diri antara DPRD Jatim selalu wakil rakyat dengan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Saifudin Zuhri lewat zoom dari Surabaya saat menggelar sosialisasi dengan tema ' Penguatan Nilai Sosial dan Etika Bermasyarakat melalui Media yang Bertanggung Jawab " berlangsung di Aula Balai Desa Oro-Oro Ombo Kota Batu. Jumat (27/2/2026)
Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Induk AmongTani Fluktuatif Jelang Ramadhan
Menghadirkan 3 narasumber yaitu, Prasetyo Marhen Purwo, S.H., Staf Akhli Ahmad Basarah dan Saifudin Zuhri, Sekertaris PPA_BIRR Kota Batu, Heru Iswanto dan Anggota Bawaslu Kota Batu, Mardiono, S.H.I.,M.H.
Saifudin Zuhri, S.H.I., juga meminta maaf tidak bisa hadir secara langsung dalam acara yang luar biasa ini dan menyampaikan salam dari Akhmad Basarah untuk masyarakat Kota Batu.
" Kegiatan ini merupakan bagian penting bagi upaya kita menyerap aspirasi dan mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan rakyat yang di wakilinya. Saya mengapresiasi inisiatif dan kerja keras semua pihak yang telah menyukseskan acara sosialisasi ini," tegasnya.
Baca juga: Ketua APEL Kota Batu Setuju Rumah Bersubsidi, Asal Tidak Melanggar Tata Ruang Wilayah
Anggota Bawaslu Kota Batu, Mardiono, S.H.I., M.H., menyampaikan, sekarang ini eranya media sosial baik melalui, Facebook, IG, twiter dan tiktok terkadang masyarakat terpancing dengan informasi tersebut. Makanya kita harus berhati hati menggunakan media sosial,
" Puasa juga mendidik kita memiliki rasa empati kepada saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Apakah ada hubungan dengan etika kepada masyarakat, jelas ada karena empati adalah roh dari keadilan dan inssa Alloh di dalam bermasyarakat kita bisa mempraktekannya," harap Mardiono.
Baca juga: Kepala Disperkim Kota Batu Tegaskan Perda PSU Capai Tahap Penyempurnaan
Sementara itu, Sekertaris PPA_BIRR Kota Batu, Heru Iswanto menegaskan, etika bermedia sosial menjadi perhatian para akademisi. Karena di era digitalisasi banyak informasi dari medsos juga rawan.
" Makanya penguatan kebersamaan dan sinergitas kita bangun melalui forum seperti ini. Kata kuncinya adalah gotong royong, sinergitas dan komunikasi penting untuk menyelesaikan semua persoalan di tengah masyarakat," pungkas Heru. (Ton)
Editor : Redaksi





