Muak dengan Balap Liar, Warga Malang Bubarkan Sendiri Balap Liar di Lowokwaru

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Warga Malang resah dengan aksi balap liar tiap malam di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Lowokwaru, Kota Malang. Keresahan memuncak, warga akhirnya nekat untuk membubarkan sendiri balap liar itu.

Warga juga nekat membuang satu unit sepeda motor yang diduga digunakan terduga pelaku ke saluran air. Sebelum dibuang, motor itu sempat ditendangi ramai-ramai oleh warga.

Andika Surya Adi, salah satu warga, mengatakan, insiden pembubaran balap liar itu terjadi pada Sabtu dini hari (21/2).

"Awalnya kondisi aman dan kerumunan warga sudah membubarkan diri ke tempat masing-masing. Lalu sekitar 10-15 menit kemudian muncul seorang oknum pebalap liar yang diduga memantau situasi untuk persiapan balapan lagi," ucap Andika, ditemui di Polresta Malang Kota, Jumat petang (27/2) usai menerima penghargaan.

Warga yang tengah berjaga-jaga sambil menunggu sahur lantas memperhatikan gerak-gerik terduga pelaku balap liar dari jauh. Ternyata memang ada seorang pebalap liar yang mengemudikan sepeda motornya dengan kencang sambil menggeber gas, hingga menghasilkan suara knalpot berisik.

"Oknum tersebut memacu motornya dengan kencang dan melakukan bleyer-bleyer motor sebanyak 3-4 kali di depan kerumunan yang sedang nongkrong," kata dia.

Andika dan beberapa warga lainnya tak langsung merespons. Mereka menunggu, lalu pemotor itu putar balik. Ketika putar balik, pemotor itu diadang warga.

"Diadang oleh warga dan driver ojek online di sisi jalan. Si pebalap dikerumuni sama driver-driver dan warga, ada yang mukul sebagian, tapi kita tidak tahu yang mukul itu entah siapa, bukan dari warga, kayaknya yang driver-driver kanan kirinya itu," jelasnya.

Sepeda motor yang diadang itu dibawa oleh warga ke sisi utara jalanan. Saat motor dibawa, kata Andika, ada sejumlah orang yang menendang motor.

"Motornya kami amankan, daripada di situ macet, kita amankan untuk menaruh motornya di sebelah gang tembusan ke kampung. Habis itu kelihatan ada mobil patroli datang, kemudian motornya dibawa, langsung dimasukkan ke dalam sungai, di sebelah gang situ ada sungai," terangnya.

Aksi Andika dan warga itu diapresiasi oleh Polresta Malang. Ia dan empat warga lainnya menerima penghargaan dari Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana, usai mengamankan lingkungan dari aksi balap liar.

"Sementara ini masih kosong, belum ada balap liar lagi, sudah empat harian lebih ini enggak ada. Alhamdulillah mudah-mudahan tidak ada lagi, karena aksi mereka meresahkan warga," paparnya.

Polisi Izinkan Warga Ambil Tindakan untuk Jaga Keamanan

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengizinkan, warga bertindak dahulu untuk mengamankan aksi balap liar sebelum polisi datang. Kebijakan ini dilakukan karena polisi menilai aksi balap liar sudah sangat meresahkan warga, apalagi itu terjadi ketika momen Ramadan seperti ini.

"Apabila masyarakat melihat sebuah peristiwa gangguan keamanan, maupun potensi kriminalitas, kami tentunya berharap juga masyarakat cepat melapor dan masyarakat diperbolehkan mengambil tindakan pertama, untuk mencegah gangguan keamanan, untuk mencegah potensi kriminal menjadi sebuah hal yang merugikan masyarakat," ujar Putu Kholis Aryana, usai memberikan penghargaan ke masyarakat.

Pihaknya pun mengapresiasi keberanian warga di Jalan Soekarno-Hatta dalam mengamankan lingkungannya dari aksi balap liar. Warga kemudian berinisiatif menghubungi call center kepolisian 110, sehingga tim dari Polresta Malang Kota langsung membantu warga turun mengamankan situasi saat itu.

"Di satu sisi ada juga komunitas masyarakat setempat yang mengambil langkah cepat, agar balap liar ini tidak berlangsung, dan tidak membahayakan para pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi ini," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perang Memanas! Detik-Detik Afghanistan Balas Serangan Pakistan, Klaim Rebut Pos Militer
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Digugat Cerai Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Masih Pertimbangkan Talak Inara Rusli
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Bukti Nyata Amerika Butuh China, Krisis 2026 Makin Terasa Dampaknya
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harapan Pasien RSUD Kota Bima NTB: Ada Fisioterapi, Pelayanan Lebih Baik
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Ngaji on the Road, Cara Santri di Lumajang Isi Waktu Menjelang Berbuka
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.