Taman Kota Cawang, Jakarta Timur, jadi sorotan lagi usai diduga kembali menjadi lokasi asusila sesama laki-laki. Para pelaku diduga masuk ke dalam taman lewat celah antara pagar taman dan dinding di malam hari. Kini celah tersebut sudah ditutup.
Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (28/2/2026), celah yang dijadikan akses masuk para pelaku pada malam hari berada di dekat kolong Tol Cawang-Grogol, Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur (Jaktim). Celah tersebut merupakan titik akhir pagar pembatas taman dengan trotoar.
Celah tersebut memiliki ukuran kecil, kurang dari satu meter. Pada bagian bawah celah tersebut, terdapat beberapa batu besar, diduga biasa digunakan sebagai pijakan pelaku merangsek masuk ke Taman Kota Cawang.
Kini, celah tersebut pun telah ditutup dengan cor beton. Cor beton menutup penuh celah tersebut. Saat ini, cor beton nampak masih ditopang menggunakan triplek.
Sebelumnya diberitakan akses masuk Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, ditutup lantaran diduga jadi tempat prostitusi sesama jenis. Ada dua akses masuk yang ditutup secara permanen.
Penutupan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur secara terpadu bersama dengan jajaran lintas instansi, yang melibatkan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Selain itu, ada juga pihak kelurahan serta unsur tiga pilar, yang terdiri atas Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Pala.
"Ada dua titik yang hari ini kita coba tutup secara permanen dengan pengecoran, bekerja sama dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota," kata Camat Makasar Dimas Prayudi di Taman Kota, Cawang, Jakarta Timur, dilansir Antara, Jumat (27/2).
Dimas mengungkap adanya informasi penyalahgunaan fungsi taman di sana. Dia mengatakan petugas gabungan menemukan celah pada pagar yang kerap digunakan warga untuk masuk ke area taman secara tidak resmi.
(kuf/aud)





