Awas! Jangan Tertipu Hoaks soal BGN Buka Seleksi PPPK Tahap 3

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Badan Gizi Nasional atau BGN membantah informasi yang beredar mengenai pembukaan seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap 3.

Menurut Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) BGN Rahman, info yang menyebar melalui media sosial itu merupakan kabar bohong alias hoaks.

BACA JUGA: Terbitkan SE, BGN Minta SPPG Lebih Kreatif Mengolah Pangan Lokal Selama Ramadan

"Perlu kami luruskan, BGN tidak pernah mengeluarkan pengumuman pembukaan PPPK Tahap 3 sebagaimana yang beredar. Informasi tersebut tidak benar dan bukan berasal dari kanal resmi kami," ujar Rahman melalui siaran pers, Sabtu Jumat (28/2).

Lebih lanjut Rahman meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh unggahan yang mencatut nama BGN. Dia menyebut informasi palsu tentang seleksi penerimaan pegawai BGN itu berpotensi sebagai penipuan.

BACA JUGA: 72,8% Publik Puas Program MBG, Waka BGN : Bantu Kami untuk Terus Perbaiki Kekurangan

Rahman menegaskan setiap proses rekrutmen di lingkungan BGN selalu mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku serta diumumkan secara terbuka melalui saluran komunikasi resmi lembaga. Selain itu, pemerintah juga tidak memungut biaya dari peserta seleksi calon pegawai.

"Kami tegaskan bahwa seluruh proses seleksi resmi pemerintah tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Jika ada pihak yang meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan rekrutmen BGN, itu dipastikan bukan bagian dari proses resmi," tegasnya.

BACA JUGA: Respons BGN soal Isu pembayaran Insentif Mitra SPPG di Hari Libur

Adapun Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati menyebut penyebaran informasi palsu dapat merugikan masyarakat dan mencoreng nama lembaga negara. Dia menegaskan BGN berkomitmen menjaga transparansi dalam setiap kebijakan, termasuk dalam hal rekrutmen pegawai.

Apabila di kemudian hari terdapat pembukaan formasi PPPK atau jenis rekrutmen lainnya, imbuh Hidayati, pengumumannya akan disampaikan secara resmi melalui laman resmi dan akun media sosial terverifikasi milik BGN.

Oleh karena itu, BGN juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melawan hoaks dengan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi. Langkah ini penting untuk menciptakan ruang informasi publik yang sehat dan terpercaya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kembali," kata Hida.(jpnn.com)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BGN Tidak Melarang Siapa pun Mengunggah Menu MBG di Medsos


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Iran Aman usai Serangan AS-Israel, Khamenei Ditransfer ke Lokasi Rahasia
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Matahari (LPPF) Raih Laba Rp725 Miliar pada 2025, Siap Bagikan Dividen Jumbo
• 37 menit laluidxchannel.com
thumb
Pantau Kendaraan Dinas Rp8,5 Miliar Gubernur Kaltim, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Rawan Korupsi
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Kemenag Rumuskan Proyeksi Santri Masa Depan Lewat Program Takjil Ramadhan
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Hari Perlawanan Pendudukan Krimea : Militer Rusia Luncurkan Serangan Udara Besar-besaran ke Ukraina
• 10 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.