JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 yang digelar gratis bagi lulusan SMA/SMK sederajat.
Program yang diinisiasi Kementerian Ketenagakerjaan ini menargetkan sekitar 70 ribu peserta sepanjang 2026.
Pelatihan dibagi dalam tiga batch, masing-masing sekitar 20 ribu peserta, dan dilaksanakan di 33 UPT Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta Satuan Pelayanan (Satpel) yang tersebar di berbagai provinsi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, seluruh rangkaian pelatihan disediakan tanpa pungutan biaya.
Baca Juga: Mantappu Corp Buka Lowongan Kerja Terbaru Februari 2026, Ini Posisi Tersedia dan Kualifikasinya
“Hari ini, Pemerintah meluncurkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 yang telah diinisiasi Kemnaker. Seluruh rangkaian pelatihannya disediakan secara gratis oleh Pemerintah,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja agar peserta siap bekerja maupun berwirausaha.
“Program ini disusun untuk mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja untuk bekerja atau berwirausaha. Ke depan, diharapkan kuota ini dapat terus ditingkatkan oleh Kemnaker,” ujarnya dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian.
Baca Juga: Lowongan Kerja Kemenkes 2026: Dibuka 3 Formasi, Cek Kualifikasi dan Cara Daftar
Selain tanpa biaya, peserta akan memperoleh berbagai insentif, yakni:
- Uang transport Rp20.000 per hari (sesuai durasi pelatihan)
- Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
- Iuran Jaminan Kematian (JKM)
- Sertifikat Pelatihan
- Sertifikat Kompetensi BNSP
- Fasilitas asrama bagi peserta luar kota pada pelatihan tertentu
Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti
Sumber :
- pelatihan vokasi nasional
- pelatihan vokasi gratis
- syarat daftar pelatihan vokasi
- link daftar pelatihan vokasi
- benefit pelatihan vokasi nasional




