Penulis: Fitri
TVRINews, Kotabaru
Seorang nelayan asal Desa Tanjung Pelayar, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru, dilaporkan hilang saat melaut. Korban diketahui bernama Ridwan (71), yang tidak kunjung kembali sejak Senin lalu.
Berdasarkan komunikasi terakhir dengan keluarga, kapal yang ditumpangi korban mengalami kebocoran dan kerusakan mesin. Saat itu, posisi korban berada di perairan antara Pulau Birahbirahan dan Pulau Ondong, wilayah Desa Pulau Kerayaan.
Dalam kondisi cuaca kurang bersahabat, perahu korban diduga hanyut terbawa arus dan angin menuju arah Laut Sulawesi.
Kepala Pos SAR Kotabaru mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari keluarga korban.
"Setelah menerima informasi, kami segera memberangkatkan tim untuk melakukan pencarian di titik terakhir korban berkomunikasi. Penyisiran dilakukan dengan memperhitungkan arah arus dan kecepatan angin," ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan tim gabungan dari Pos SAR Kotabaru, Satpolairud Polres Kotabaru, serta Pos Angkatan Laut Sekapung. Pencarian difokuskan di sekitar perairan Pulau Sebuku dan jalur yang diduga dilalui korban.
Perwakilan Satpolairud Polres Kotabaru menambahkan, kondisi gelombang dan angin menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.
"Kami terus melakukan penyisiran dan berkoordinasi dengan nelayan setempat. Jika ada informasi atau temuan di laut, kami minta segera dilaporkan," katanya.
Hingga Sabtu siang, 28 Februari 2026, korban masih belum ditemukan. Pihak keluarga bersama masyarakat Desa Pulau Kerayaan juga terus melakukan pencarian secara mandiri di sekitar perairan setempat.
Keluarga korban berharap Ridwan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
"Kami berharap ada keajaiban dan Bapak bisa segera ditemukan," ungkap salah satu anggota keluarga.
Pihak berwenang mengimbau para nelayan untuk memastikan kelayakan kapal serta memantau kondisi cuaca sebelum melaut guna mencegah kejadian serupa.
Editor: Redaktur TVRINews





