Pembersihan Besar-besaran di Kalangan Petinggi Militer, Gedung 81 di Beijing Kembali Dikisahkan sebagai “Rumah Berhantu”

erabaru.net
4 jam lalu
Cover Berita

Menjelang Dua Sidang Partai Komunis Tiongkok (PKT), perubahan dan guncangan di jajaran pimpinan militer terus terjadi. Pada 26 Februari, status sembilan jenderal—termasuk mantan Panglima Angkatan Darat Li Qiaoming—sebagai wakil Kongres Rakyat Nasional (NPC) dihentikan. Pada saat yang sama, Ketua Pengadilan Militer Liu Shaoyun dicopot dari jabatannya dan keberadaannya kini tidak diketahui. 

Selain itu, setelah Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) Zhang Youxia dan anggota CMC Liu Zhenli tumbang, kembali beredar kabar bahwa Gedung Bayi di Beijing memiliki “feng shui buruk” dan disebut sebagai “rumah berhantu”.

EtIndonesia. Pada 25–26 Februari, Komite Tetap wakil Kongres Rakyat Nasional  (NPC) menggelar sidang ke-21. Usai sidang pada 26 Februari, diumumkan penghentian kualifikasi 19 wakil NPC, termasuk sembilan perwakilan militer: Bian Ruifeng, Wang Donghai, Li Qiaoming, Ding Laifu, Shen Jinlong, Qin Shengxiang, Yu Zhongfu, Yang Guang, dan Li Wei.

Di antara mereka yang diberhentikan, lima orang berpangkat jenderal penuh: mantan Panglima Angkatan Darat Li Qiaoming; mantan Panglima Angkatan Laut Shen Jinlong; mantan Komisaris Politik Angkatan Laut Qin Shengxiang; mantan Komisaris Politik Angkatan Udara Yu Zhongfu; serta mantan Komisaris Politik Pasukan Dukungan Informasi Li Wei.

Pada hari yang sama, otoritas PKT juga mengumumkan pencopotan Wang Xiangxi dari jabatan Menteri Manajemen Darurat; pencopotan Jiang Chenghua dari Komite Urusan Luar Negeri NPC; serta pencopotan Liu Shaoyun dari jabatan Ketua Pengadilan Militer.

Pengadilan Militer PKT secara profesional berada di bawah bimbingan Mahkamah Agung Tiongkok dan Komite Urusan Politik-Hukum CMC, serta secara organisasi merupakan unit langsung di bawah Komite Urusan Politik-Hukum CMC.

Alasan pencopotan Liu Shaoyun dan keberadaannya setelah itu belum diketahui. Pendahulunya, Cheng Dongfang—letnan jenderal AL—pada 1 September 2023 dicopot dari jabatan Ketua Pengadilan Militer dan dipindahkan ke Komite Urusan Politik-Hukum CMC. Pada Desember 2024, Cheng dipromosikan menjadi Wakil Komisaris Politik Angkatan Laut.

Pada 12–14 Januari tahun ini, Sidang Pleno ke-5 Komisi Disiplin Pusat (CCDI) PKT ke-20 digelar di Beijing. Cheng Dongfang termasuk salah satu dari 13 anggota CCDI yang tidak hadir.

Apakah Cheng Dongfang dan Liu Shaoyun akan “mendarat dengan selamat” masih perlu diamati.

Dengan diselidikinya Wakil Ketua CMC Zhang Youxia dan anggota CMC Liu Zhenli, dari tujuh anggota CMC periode ke-20 kini hanya tersisa pemimpin partai Xi Jinping dan Wakil Ketua CMC Zhang Shengmin.

Baru-baru ini, foto bersama anggota CMC ke-20 dijuluki sebagai “foto maut”. Saat ini, anggota CMC yang tersisa hanya Xi Jinping dan Zhang Shengmin. (Tangkapan layar internet)

Menurut laporan CNN, Center for Strategic and International Studies (CSIS) pada 24 Februari merilis laporan terbaru yang menyebutkan bahwa sejak 2022, 36 jenderal dan letnan jenderal PKT telah disingkirkan, sementara 65 perwira lainnya tidak diketahui keberadaannya atau diduga telah disingkirkan. Jika menghitung jabatan yang berulang kali dibersihkan, 52% dari 176 posisi kepemimpinan tertinggi di militer PKT mungkin telah dicopot.

Pembersihan berskala besar yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Xi terhadap militer menimbulkan keraguan atas kemampuan PKT menjalankan operasi militer yang kompleks. Laporan tersebut menyebutkan bahwa meluasnya pembersihan hingga perwira tingkat lebih rendah berarti Xi terpaksa mengangkat perwira dengan pengalaman komando terbatas—bahkan minim pengalaman tempur—untuk memimpin operasi, sehingga skala aksi militer PKT berpotensi terbatas.

Komentator politik Yue Shan menulis di Epoch Times pada 26 Februari bahwa sumber di Beijing mengungkapkan, setelah Zhang Youxia dan Liu Zhenli tumbang, kembali beredar kabar bahwa Gedung Bayi yang beralamat di Jalan Fuxing No. 7, Distrik Haidian, Beijing, adalah “rumah sial” atau “rumah berhantu”.

Dalam kepercayaan rakyat, “rumah sial/berhantu” merujuk pada bangunan yang pernah mengalami peristiwa malang. Lebih dari sepuluh tahun lalu, setelah mantan Wakil Ketua CMC Xu Caihou (meninggal karena sakit) dan Guo Boxiong (dipenjara) jatuh, kantor mereka diperlakukan sebagai “rumah berhantu”, dibiarkan kosong, jarang dibersihkan, dan tidak ada jenderal yang mau pindah ke sana.

Delapan tahun lalu, ketika anggota CMC Zhang Yang bunuh diri dan Fang Fenghui dipenjara, kisah “Gedung Bayi sebagai rumah berhantu” juga pernah beredar.

Gedung Bayi selama ini berfungsi sebagai lokasi Kementerian Pertahanan PKT, terutama untuk kegiatan diplomasi militer dan upacara kenaikan pangkat perwira tinggi. Pada 2023, dua Menteri Pertahanan—Wei Fenghe dan Li Shangfu—berturut-turut tumbang. Menteri Pertahanan baru, Dong Jun, lama tidak diangkat sebagai anggota CMC sebagaimana kelaziman, sehingga dianggap sebagai menteri pertahanan dengan posisi terendah sepanjang sejarah dan nasibnya dinilai tidak menentu.

Saat ini, Xi Jinping disebut menghadapi krisis pemerintahan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pada 27 Februari, komentator politik “Xin Gaodi” menulis di platform X bahwa kendali Xi atas militer tampak mencapai puncak di permukaan, namun secara substantif—dari sisi daya tempur dan ekologi internal—justru rapuh. Ini bukan kebetulan “tidak mampu mengendalikan militer”, melainkan konsekuensi logis dari model kepemimpinannya: ketika “otoritas pribadi absolut” sepenuhnya menggantikan “loyalitas institusional + seleksi berbasis kemampuan + mekanisme kepercayaan”, maka siklus “semakin dibersihkan semakin busuk, semakin digenggam semakin kosong” menjadi tak terelakkan.

Penulis menegaskan bahwa sejarah telah memberi catatan kaki: seorang pemimpin yang bersikeras “memperkuat militer” justru selama 13 tahun menjadikan elite militer seperti saringan. Ini bukan memperkuat militer, melainkan menghancurkan Tembok Besar sendiri. 

Pemimpin sejati yang memimpin tiga matra bukanlah yang menegakkan wibawa dengan pemenggalan kepala, melainkan yang membuat prajurit rela berkorban dengan sepenuh hati—sesuatu yang, menurut penulis, tak akan pernah bisa dicapai Xi Jinping. (Hui)

Laporan gabungan oleh reporter Tang Zheng / Editor penanggung jawab: Li Quan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Upaya Presiden Prabowo Kawal Perdamaian Gaza Melalui Board of Peace | ULASAN ISTANA
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Bukan Sekadar Konser, XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular di Ultraverse Festival
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
[FULL] Jamin Ginting soal Langkah DPR Panggil Jaksa yang Tuntut Mati ABK di Kasus Narkoba
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Desentralisasi yang Sentralistik
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jakarta diperkirakan hujan pada Sabtu malam
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.