MILITER Israel mengatakan serangannya terhadap Iran, yang dikoordinasikan dengan Amerika Serikat, menargetkan puluhan situs militer dan dilakukan setelah perencanaan bersama selama berbulan-bulan antara kedua sekutu tersebut.
Pernyataan itu muncul ketika wartawan AFP mendengar serangkaian ledakan keras dan sirene serangan udara di Jerusalem. Militer sebelumnya mengatakan mengidentifikasi beberapa serangan rudal yang diluncurkan dari Iran.
"Serangan (terhadap Iran) menargetkan puluhan target militer dan dilakukan sebagai bagian dari operasi yang luas, terkoordinasi, dan bersama melawan rezim," kata tentara Israel dalam suatu pernyataan.
Baca juga : AS-Israel Serang Iran, Harga Minyak Dunia Terancam Tembus US$100
"Dalam beberapa bulan sebelum serangan, perencanaan yang erat dan bersama dilakukan antara IDF dan militer AS, memungkinkan pelaksanaan serangan luas dalam sinkronisasi dan koordinasi penuh antara kedua militer," tambahnya.
Militer mengatakan serangan itu merupakan bagian dari operasi Singa Mengaum, yang menurut mereka bertujuan, "Melemahkan rezim teroris Iran secara menyeluruh dan menghilangkan ancaman eksistensial terhadap Negara Israel dari waktu ke waktu."
Dalam pernyataan terpisah selanjutnya, militer mengatakan angkatan udara Israel menyerang sejumlah situs militer Iran di wilayah barat negara itu.
Baca juga : AS-Israel Keroyok Iran, ini Daftar Maskapai Penerbangan Tangguhkan Layanan
"Angkatan Udara Israel saat ini sedang melakukan serangan besar-besaran terhadap sejumlah target militer milik rezim Iran di Iran barat," kata militer Israel dalam suatu pernyataan.
Pernyataan dari layanan darurat Magen David Adom Israel sesaat sebelum pukul 11.00 pagi Waktu setempat mengatakan bahwa tidak ada laporan dampak yang diterima.
"Tim MDA dikirim untuk merawat beberapa individu yang terluka dalam perjalanan mereka ke daerah yang dilindungi, serta orang-orang yang menderita kecemasan," katanya. (I-2)





