Mengantisipasi momen tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengalokasikan dana tunai sebesar Rp65,7 triliun untuk periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Tak hanya memperkuat likuiditas, BCA juga mengoptimalkan layanan digital demi memastikan transaksi nasabah tetap lancar.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyampaikan Ramadan dan Idulfitri pada umumnya menjadi momentum perputaran uang yang signifikan di Indonesia. Hal ini selaras dengan peningkatan kebutuhan masyarakat, seperti belanja, keperluan sosial, hingga mudik.
"BCA berkomitmen menyediakan layanan perbankan yang berkualitas, termasuk memastikan ketersediaan uang tunai. Kami berkomitmen membantu nasabah dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya selama Ramadan dan Idulfitri, serta berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 28 Februari 2026. Cara Tukar Uang Pecahan Kecil di Kantor Cabang BCA BCA menyediakan layanan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) di kantor cabang di seluruh Indonesia, sesuai ketersediaan masing-masing cabang.
Uang yang disediakan terdiri dari:
- Uang Layak Edar (ULE)
- Uang baru (jika tersedia)
Nasabah dapat langsung datang ke kantor cabang BCA untuk melakukan penukaran, mengikuti prosedur dan ketersediaan kuota di lokasi tersebut. Penukaran UPK lewat website PINTAR Bank Indonesia Selain melalui cabang reguler, BCA juga menyiagakan hampir 150 kantor cabang yang melayani penukaran UPK dengan mekanisme registrasi melalui website PINTAR milik Bank Indonesia.
Berikut tata cara penukarannya:
- Daftar dan lakukan pemesanan melalui website PINTAR di https://pintar.bi.go.id.
- Periode penukaran mengikuti jadwal yang telah ditentukan di masing-masing kantor cabang BCA.
- Penukaran hanya dapat dilakukan sesuai kuota yang tersedia.
- Setelah mendapat alokasi, datang ke kantor cabang BCA yang dipilih sesuai jadwal.
- Saat penukaran, wajib membawa bukti penukaran (hardcopy/softcopy) dan KTP asli sesuai nama yang tertera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)





