UEA Ngamuk Jadi Sasaran Serangan Balasan Iran ke AS, Beri Warning Ini

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Dengan latar belakang cakrawala kota, seorang wanita memberi makan keripik kentang kepada burung camar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Kamis, 10 Februari 2022. (AP/Hassan Ammar/File Foto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) mengonfirmasi bahwa wilayahnya menjadi sasaran serangan rudal balistik Iran. Dalam pernyataan resminya, otoritas pertahanan UEA melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka telah bekerja ekstra keras dan berhasil mencegat sejumlah rudal yang diarahkan ke objek-objek vital di negara tersebut.

Meskipun sebagian besar ancaman berhasil dipatahkan di udara, jatuhnya serpihan rudal di kawasan pemukiman di Abu Dhabi dilaporkan memicu kerusakan material yang cukup signifikan. Insiden ini juga memakan korban jiwa, di mana satu orang warga negara asing asal Asia dinyatakan tewas akibat hantaman serpihan proyektil tersebut di area padat penduduk.


Baca: Israel Ogah Keluar Duit di Board of Peace, Ini Kontribusi Negara Lain

Pemerintah UEA mengutuk keras serangan ini dan menyebutnya sebagai eskalasi berbahaya yang sengaja dirancang untuk merusak stabilitas kawasan secara total.

"Kementerian mengecam serangan ini dengan nada yang paling keras, menekankan penolakan mutlak negara terhadap penargetan objek sipil, fasilitas, dan institusi nasional, serta menekankan bahwa tindakan semacam itu merupakan eskalasi berbahaya dan tindakan pengecut yang mengancam keamanan dan keselamatan warga sipil serta merusak stabilitas," bunyi pernyataan resmi Kementerian Pertahanan UEA dikutip Al Jazeera.

Lebih lanjut, pihak kementerian menegaskan bahwa serangan ini adalah pelanggaran nyata terhadap hukum internasional yang tidak bisa dibiarkan begitu saja.

"Kementerian menekankan bahwa penargetan ini adalah pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan nasional dan hukum internasional, dan bahwa negara memiliki hak penuh untuk menanggapi eskalasi ini dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi wilayahnya. Kami sepenuhnya siap dan siaga untuk menangani segala bentuk ancaman," tambah pernyataan tersebut dalam nada yang sangat tegas.

Baca: AS Resmi Serang Iran: Trump Desak Militer Menyerah-Rakyat Kudeta

Eskalasi terbaru ini merupakan buntut dari peristiwa besar yang terjadi ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan udara gabungan secara masif ke wilayah Iran. Operasi militer tersebut menargetkan infrastruktur strategis dan fasilitas militer Iran sebagai respons atas meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan yang melibatkan pengembangan nuklir Teheran.

Serangan gabungan AS-Israel ini seketika mengubah konstelasi keamanan di Teluk, memicu Teheran untuk segera mengaktifkan doktrin pertahanan agresif mereka.

Menanggapi gempuran ini Iran melancarkan serangan balasan yang luas dengan menargetkan pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah, termasuk yang berada di wilayah UEA.


(tps) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video:Menlu AS Sebut Program Rudal Jarak Jauh Iran Jadi Ancaman Serius

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Truk Trailer Ringsek Tertimpa Kontainer di Tanjung Priok, Satu Orang Luka
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Kemlu Pantau Kondisi WNI Usai AS-Israel Bombardir Iran
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Pemerintah Siapkan 9 Tol Fungsional untuk Arus Mudik Lebaran 2026, Ini Daftarnya
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Aisyah Ar Rumy, Hafizah Indonesia di Dubai International Holy Quran Award
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bek FC Den Bosch Damian van Dijk Ungkap Komunikasi dengan PSSI Mandek Meski Sudah Penuhi Syarat
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.