Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi sejumlah jabatan. Dua di antaranya adalah posisi Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) dan Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan (Kasespim) Lemdiklat Polri.
Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram (ST) Kapolri dengan nomor ST/440/II/KEP./2026 tertanggal 27 Februari 2026.
"Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Johnny Eddizon Isir melalui keterangannya, Sabtu (28/2/2026).
Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga yang sebelumnya mengisi Kasespim Lemdiklat Polri, kini ditunjuk menjadi Gubernur Akpol.
"Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga Kasespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Gubernur Akpol Lemdiklat Polri," tulis keterangan dalam surat telegram itu.
Bertukar posisi dengan Irjen Daniel Silitonga, Irjen Midi yang sebelumnya menjabat Gubernur Akpol kini menjadi Kasespim Lemdiklat Polri.
Terkait perombakan ini, Isir menyatakan bahwa seluruh proses mutasi dilakukan secara objektif dan berdasarkan kebutuhan organisasi.
"Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia Polri untuk memastikan organisasi tetap adaptif, solid, dan responsif terhadap tantangan tugas ke depan," tegasnya.
Dia juga berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dan menunjukkan dedikasi serta integritas dalam menjalankan tugasnya.
"Pimpinan berharap seluruh pejabat yang dimutasi dapat segera bekerja secara optimal, menjaga soliditas internal, serta terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri," pungkas Isir.
(ond/jbr)





