Strategi Bisnis Industri Penjualan Langsung Dorong Ekonomi Indonesia

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Industri penjualan langsung (direct selling) kembali menegaskan perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 
 
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Iqbal Shoffan Shofwan, menegaskan Indonesia termasuk negara dengan regulasi ketat dalam mengatur bisnis penjualan langsung, khususnya model multi level marketing (MLM).
  Baca juga: Rocket Incubation 2026: Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Wirausahawan Muda
Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi dan kode etik menjadi fondasi penting agar industri ini mampu memberikan kontribusi ekonomi secara berkelanjutan.
 
“Semakin banyak perusahaan penjualan langsung yang menjual produk asli Indonesia, tentu akan semakin meningkatkan roda ekonomi nasional,” ujarnya.

Dengan model bisnis berbasis jaringan, penjualan langsung membuka peluang kewirausahaan bagi masyarakat tanpa harus membangun infrastruktur ritel konvensional. Skema ini memungkinkan distribusi produk menjangkau daerah yang lebih luas sekaligus menciptakan sumber penghasilan alternatif bagi jutaan anggota jaringan.
 
"Untuk itu kepada semua para anggota AP2lI yang senantiasa memperjuangkan dan menerapkan Kode etik dari direct selling di seluruh Indonesia, kami memberikan penghargaan dan terima kasih", tegas Iqbal Shoffan Shofwan.
 
Melalui ajang Helmy Attamimi Award 2026, Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai konsisten membangun industri yang berintegritas, profesional, dan berkelanjutan.
 
Ajang dua tahunan yang dimulai sejak 2020 ini bukan sekadar seremoni penghargaan, tetapi juga menjadi momentum refleksi atas kontribusi sektor penjualan langsung terhadap penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan wirausaha mandiri, serta distribusi produk nasional ke berbagai daerah.
 
Ketua Umum AP2LI, Andrew Susanto, menegaskan konsistensi penyelenggaraan penghargaan ini mencerminkan pentingnya menjaga iklim kompetisi yang sehat di industri.
 
“Dengan adanya persaingan yang sehat, industri penjualan langsung akan semakin tumbuh dan berkembang, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas,” ujarnya dalam acara yang digelar di Ritz Carlton Hotel Jakarta.
 
Acara tersebut turut dihadiri 167 perusahaan penjualan langsung serta sejumlah institusi negara seperti Kementerian Perdagangan, BKPM, Kadin, dan MUI menunjukkan bahwa industri ini memiliki posisi strategis dalam ekosistem perdagangan nasional. Kontribusi terhadap Produk Lokal Salah satu perusahaan yang mendapat sorotan adalah QNET, perusahaan penjualan langsung global yang telah beroperasi selama hampir tiga dekade di Indonesia. Pada Helmy Attamimi Award 2026, QNET memperoleh empat nominasi kategori perusahaan: CSR Excellence, Head Office Design, Product Packaging Design, dan Most Innovative Product.
 
Secara individu, Ganang Rindarko, Deputy Chairman QNET Indonesia, terpilih sebagai CEO of The Year. Menurut Ganang, keberadaan QNET di Indonesia tidak hanya berorientasi pada ekspansi jaringan distribusi, tetapi juga pada penguatan produk lokal.
 
“Selama 28 tahun, QNET ikut menggerakkan ekonomi masyarakat Indonesia melalui industri multi level marketing. Kami juga memasarkan produk seperti QBerry dan QMEn’s Series yang diproduksi di Indonesia,” ujarnya.
 
Langkah ini dinilai sejalan dengan semangat pemerintah dalam mendorong produk dalam negeri agar memiliki akses distribusi yang lebih luas melalui sistem penjualan langsung.
 
Helmy Attamimi Award sendiri mengambil nama dari tokoh industri penjualan langsung, Helmy Attamimi, yang dikenal atas dedikasinya memperjuangkan legalitas dan pengakuan industri ini di Indonesia.
 
Penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi melalui penjualan langsung harus berjalan seiring dengan integritas, kepatuhan hukum, serta perlindungan konsumen.
 
Di tengah tantangan ekonomi global dan transformasi digital, industri penjualan langsung tetap menunjukkan daya tahannya sebagai salah satu kanal distribusi dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Konsistensi perusahaan-perusahaan anggota AP2LI dalam menjaga standar etika dan kualitas dinilai menjadi kunci agar sektor ini terus relevan dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengamat dorong opsi transit tetap ada saat diskon tiket pesawat mudik
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
• 3 jam lalusuara.com
thumb
BMKG: Jakarta Berawan hingga Hujan Sedang Sepanjang Sabtu
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Macron Desak DK PBB Gelar Pertemuan Bahas Penyelesaian Konflik Iran vs AS-Israel
• 29 menit lalukumparan.com
thumb
Beda Jauh! Ini Kekuatan Militer Pakistan vs Taliban Afghanistan, Perang hingga Ibu Kota Dibom
• 12 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.