Hari kedelapan Safari Ramadan DPP Partai NasDem diawali dengan ziarah ke makam Sunan Ampel di Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga menyerahkan bantuan sembako kepada para marbot masjid serta pegawai yang bekerja di lingkungan kawasan religi Sunan Ampel.
Ziarah ke salah satu Wali Songo itu menjadi pengingat akan akar sejarah dakwah Islam di Jawa Timur (Jatim), sekaligus bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang memadukan silaturahmi, kepedulian sosial, dan konsolidasi politik.
Selepas agenda di Surabaya, kegiatan berlanjut ke Kabupaten Pasuruan untuk konsolidasi Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Jatim yang meliputi Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Pasuruan, dan Kota Probolinggo.
Dalam forum tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustopa menyoroti jejak elektoral partai ini di Pulau Jawa. Dari tahun 2014-2024 memang menunjukkan tren yang positif untuk pulau jawa. Ia mengakui bahwa daya penerimaan masyarakat terhadap NasDem di Jawa masih perlu ditingkatkan. Pada pemilu 2019, ia menegaskan bahwa Dapil 2 Jatim memiliki catatan istimewa dalam sejarah partai.
"Pada Pemilu 2019, Dapil 2 ini menjadi satu-satunya dapil di Indonesia yang mampu meraih dua kursi DPR RI untuk Partai NasDem. Itu kebanggaan kita," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/2/2026).
Meski demikian, pada Pemilu 2024, tersisa 1 kursi yang tidak berhasil dipertahankan, bersamaan dengan hilangnya kursi di DPRD Kabupaten Pasuruan. Situasi itu, menurut Saan, harus menjadi bahan evaluasi sekaligus titik balik untuk bangkit kembali.
"Mengembalikan kursi yang hilang atau bahkan menambahnya tidak bisa dengan cara biasa. Itu membutuhkan kekuatan, perjuangan, dan kerja keras yang konsisten," tegasnya.
Ia menekankan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah serta membangun relasi yang lebih intens dengan masyarakat. Tanpa peningkatan akseptabilitas publik, sulit bagi partai untuk merebut kembali kepercayaan pemilih.
"Kalau kita ingin kursi itu kembali, bahkan bertambah, maka daya terima masyarakat harus meningkat. Dan itu hanya bisa dicapai dengan kerja nyata dan kedekatan yang terus dirawat," katanya.
Saan juga menegaskan bahwa para pengurus yang hadir dalam konsolidasi tersebut memiliki peran sentral dalam proses kebangkitan itu.
"Kakak-kakak sekalian adalah agen perubahan. Kalian adalah duta-duta yang membawa wajah partai di tengah masyarakat. Kepercayaan publik lahir dari kerja dan sikap kita sehari-hari," ujarnya.
Lewat rangkaian agenda hari kedelapan ini, memperlihatkan arah yang jelas: menjaga akar nilai melalui ziarah dan kepedulian sosial, sekaligus menata ulang kekuatan politik di wilayah yang pernah menjadi kebanggaan partai. Bagi NasDem, Dapil 2 Jawa Timur bukan sekadar medan kontestasi, melainkan simbol bahwa kebangkitan selalu mungkin selama struktur diperkuat dan kepercayaan publik terus diperjuangkan.
(akd/ega)





