Naik Turun Performa Bomber PSM dan Persib Bandung: Ramon Tanque Kembali Tajam, Alex Tanque Masih Mandul

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, BANDUNG — Sepak bola sering kali berjalan dalam ironi yang sunyi. Seorang striker bisa menjadi pahlawan dalam satu malam, lalu berubah menjadi teka-teki di pekan-pekan berikutnya. Di waktu yang hampir bersamaan, dua penyerang asal Brasil dengan julukan serupa—“Tanque”—sedang menjalani nasib yang bertolak belakang di panggung kompetisi Indonesia.

Di Bandung, Ramon “Tanque” De Souza Andrade kembali menemukan naluri predatornya. Sementara di Makassar, Alex Tanque masih berkutat dengan kegelisahan klasik seorang penyerang: gol yang tak kunjung datang.

Kamis malam, 26 Februari 2026, Stadion Gelora Bandung Lautan Api berubah menjadi panggung selebrasi. Persib Bandung menghancurkan Madura United lima gol tanpa balas dalam laga pekan ke-23 Super League 2025/2026. Di tengah pesta itu, Ramon berdiri sebagai figur sentral.

Dua gol yang ia cetak bukan sekadar tambahan angka di papan skor. Gol-gol itu seperti pernyataan: sang striker telah kembali.

Atmosfer stadion sejak awal terasa berat sebelah. Ribuan bobotoh memenuhi tribun dengan energi yang hampir menyerupai tekanan psikologis bagi lawan. Setiap sentuhan bola pemain Persib disambut gemuruh, menciptakan ritme permainan yang agresif dan penuh keyakinan.

Ramon bergerak seperti striker klasik Amerika Selatan—kuat, sabar, dan menunggu momen yang tepat. Ia tidak banyak menyentuh bola, tetapi sekali kesempatan datang, penyelesaiannya dingin dan efektif.

Namun selepas laga, ia memilih meredam euforia.

“Pertama-tama, terima kasih kepada Tuhan. Saya senang bisa mencetak gol lagi dan membantu tim,” ujarnya singkat.

Kalimat sederhana itu mencerminkan mentalitas pemain yang memahami satu hal: musim belum dimenangkan hanya dengan satu pertandingan besar.

Mesin Persib yang Mulai Stabil

Kemenangan telak atas Madura United memperlihatkan sesuatu yang lebih dari sekadar performa individu. Persib tampak menemukan keseimbangan permainan—kombinasi penguasaan bola, kecepatan transisi, dan efektivitas di depan gawang.

Serangan mereka tidak lagi bergantung pada satu pemain. Bola mengalir cepat dari lini tengah ke depan, membuka ruang bagi Ramon untuk memainkan peran utamanya sebagai eksekutor akhir.

Di papan klasemen, posisi Persib semakin kokoh. Selisih poin yang terjaga membuat peluang perebutan gelar tetap realistis. Tetapi justru di titik inilah ujian sesungguhnya dimulai: menjaga konsistensi.

Laga tandang melawan Persebaya Surabaya pada 2 Maret mendatang diprediksi menjadi pengukur sesungguhnya. Stadion dengan tekanan suporter fanatik sering kali menjadi tempat di mana momentum tim besar runtuh—atau justru mengeras.

Bagi Ramon, pertandingan itu bukan sekadar jadwal berikutnya. Ia adalah kesempatan membuktikan bahwa ketajaman yang kembali bukan kebetulan semalam.

“Kami akan terus bekerja lebih keras,” katanya.

Optimisme yang terdengar sederhana, tetapi sarat tuntutan.

Kisah Berbeda di Makassar

Sementara Bandung merayakan kebangkitan seorang striker, Makassar menghadapi cerita yang lebih kompleks.

Alex Tanque masih menjadi tumpuan utama lini depan PSM Makassar. Secara statistik, kontribusinya tidak sepenuhnya buruk. Dari 17 pertandingan, ia mengoleksi enam gol—terbanyak di skuad Pasukan Ramang.

Namun angka-angka lain membuka cerita berbeda.

Ia mencatat 14 tembakan tepat sasaran, tetapi juga 16 tembakan melenceng—terbanyak di tim. Statistik itu menggambarkan paradoks seorang penyerang: aktif, agresif, tetapi belum cukup klinis.

Di lapangan, Alex sebenarnya tidak kehilangan peran. Ia tetap menjadi pusat serangan, menarik bek lawan, membuka ruang, dan menciptakan tekanan konstan. Masalahnya terletak pada sentuhan terakhir—momen sepersekian detik yang membedakan striker tajam dan striker yang sedang buntu.

Dalam sepak bola, fase seperti ini sering lebih mental daripada teknis.

Seorang penyerang hidup dari kepercayaan diri. Ketika gol mengalir, keputusan menjadi otomatis. Saat gol menghilang, setiap peluang terasa lebih berat, setiap tembakan dipenuhi keraguan kecil yang tak terlihat penonton.

Sistem yang Masih Bekerja

Ironisnya, dukungan bagi Alex sebenarnya cukup ideal.

Victor Luiz, bek sayap asal Brasil, tampil sebagai penyuplai bola paling konsisten dengan lima assist. Ia rajin menyisir sisi lapangan dan mencatatkan 16 dribel sukses—terbanyak di skuad PSM. Pergerakannya menciptakan banyak peluang yang seharusnya menjadi bahan bakar bagi striker.

Di belakang, kapten tim Yuran Fernandes menjaga stabilitas pertahanan dengan 50 intersep, menunjukkan betapa kokohnya fondasi tim.

Artinya, persoalan PSM bukan pada struktur permainan, melainkan efektivitas akhir.

PSM mampu membangun serangan. Mereka hanya belum cukup tajam untuk menyelesaikannya.

Dua Tanque, Dua Cerita

Menariknya, Ramon dan Alex membawa julukan yang sama: “Tanque”—tank. Sebutan yang identik dengan kekuatan fisik, daya tahan, dan ketangguhan di kotak penalti.

Namun musim ini memperlihatkan bagaimana sepak bola tidak selalu berjalan linear. Dua pemain dengan reputasi dan karakter serupa bisa berada di titik emosional yang berbeda.

Ramon sedang menikmati fase naik, ketika setiap peluang terasa mudah. Alex berada di fase sebaliknya, ketika kerja keras belum berbanding lurus dengan hasil.

Perbedaan itu mungkin hanya dipisahkan oleh satu gol.

Dalam dunia striker, satu gol bisa mengubah segalanya: bahasa tubuh, keputusan di lapangan, bahkan arah musim sebuah tim.

Putaran kedua kompetisi akan menjadi panggung penentuan. Apakah Ramon mampu menjaga momentum dan membawa Persib tetap di jalur juara? Atau justru Alex yang bangkit dan menjadikan masa paceklik gol sebagai titik balik?

Sepak bola selalu memberi ruang bagi perubahan cerita.

Dan bagi para “Tanque”, musim ini belum selesai ditulis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Israel Mulai Serang Iran, Tel Aviv Tetapkan Status Darurat di Seluruh Wilayahnya
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
QRIS Terintegrasi Dorong Efisiensi UMKM
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Israel Peringatkan Warganya: Ada Gelombang Serangan Iran Datang
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Akhir Pekan, 9 Motor Dilaporkan Hilang ke Radio Suara Surabaya
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PM Kanada Dukung Serangan AS-Israel ke Iran
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.