QRIS Terintegrasi Dorong Efisiensi UMKM

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA —Pelaku UMKM semakin membutuhkan sistem yang mampu mengintegrasikan pembayaran digital dan pencatatan operasional dalam satu platform. Peningkatan adopsi QRIS mendorong kebutuhan aplikasi yang tidak hanya mencatat transaksi, tetapi juga membantu pengelolaan usaha harian secara lebih efisien.

Menjawab kebutuhan itu, InterActive Group meluncurkan QRIS SuperApp untuk merchant pengguna layanan InterActive QRIS. Aplikasi ini memungkinkan pengecekan transaksi QRIS secara real time, registrasi QRIS, serta pengunduhan kode QR dinamis maupun statis sesuai kebutuhan operasional.

Baca Juga
  • Sempat Singgung QRIS, Kesepakatan Dagang Indonesia-AS Sentuh Isu Sistem Pembayaran
  • QRIS Sudah Bisa Digunakan di China dan Korsel Awal April 2026
  • Sambut Ramadhan, GoPay Luncurkan Fitur ‘QRIS buat Jualan’

Selain monitoring pembayaran, aplikasi dilengkapi notifikasi suara nominal transaksi sebagai konfirmasi instan. Fitur tambahan berupa aplikasi kasir membantu pencatatan penjualan lebih terstruktur, sementara fitur absensi karyawan mendukung pemantauan kehadiran staf secara digital dalam satu sistem terintegrasi.

Perusahaan juga menghadirkan program afiliasi QRIS guna memperluas jaringan merchant. Integrasi pembayaran dan operasional dalam satu platform dinilai dapat menekan potensi kesalahan pencatatan sekaligus menyediakan data transaksi yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

CEO INFINITE Fajar Eri Dianto mengatakan, InterActive QRIS SuperApp dirancang untuk memberikan kemudahan bagi merchant, tidak hanya dalam menerima pembayaran QRIS, tetapi juga dalam mengelola operasional usaha sehari-hari. “Kami percaya solusi terintegrasi seperti ini akan mempercepat transformasi digital pelaku usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional,” ujar Fajar Jumat (28/2/2026).

InterActive Group menyatakan pengembangan solusi terintegrasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembayaran digital yang inklusif. Perusahaan yang berdiri sejak 2001 tersebut telah berpengalaman mendukung transformasi digital di berbagai sektor, mencakup B2B, B2G, dan B2C.

Ke depan, efektivitas aplikasi terintegrasi seperti ini akan bergantung pada tingkat adopsi merchant serta kemampuan pelaku usaha memanfaatkan data operasional untuk meningkatkan daya saing di tengah percepatan ekonomi digital.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri UMKM soroti keterlibatan perusahaan kargo dalam impor ilegal
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
BMKG Rilis Prediksi Cuaca Sulsel Sabtu 28 Februari 2026: Makassar dan 7 Daerah Ini Bakal Diguyur Hujan!
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Believe Fitness Alam Sutera Rilis Kelas Hyrox Paling Brutal & Hype Buat Gen Z
• 10 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Bareskrim Bakal Konfrontir Tersangka Terkait Aliran Dana Bandar Nakorba Ko Erwin
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Telkom Dorong Penurunan Stunting Berbasis Data Lewat Kehadiran Stunting Action Hub
• 12 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.