Menlu Iran, Abbas Araghchi, melempar pernyataan keras di akun X pribadinya. Ia mengecam agresi militer mendadak yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS) kepada Iran.
"Perang yang dibawa Netanyahu dan Trump ke Iran itu sepenuhnya adalah serangan yang tidak diprovokasi, ilegal, dan tidak sah," kata Araghchi, di akun X-nya, @araghchi, Sabtu (28/2).
Ia menyinggung kebijakan AS yang justru menempatkan Israel pada prioritas. Menurut Araghchi, hal itu berakibat fatal bagi AS sendiri.
"Trump nyatanya mengubah 'America First' jadi 'Israel First' yang sama artinya dengan 'America Last'," kata Araghchi.
Meski begitu, Araghchi tak gentar dengan serangan Israel-AS.
Israel-AS Gempur Iran, Timur Tengah MembaraSepanjang hari tadi, Israel-AS melakukan serangan ke sejumlah kota di Iran. Laporan dari AlJazeera, kota-kota seperti Tabriz, Minab, Damavand, Bushehr hingga Teheran.
Donald Trump menyebut, serangan ini adalah operasi militer besar yang bertujuan untuk menghancurkan sistem peluncur rudal Iran dan Angkatan Laut Iran. Sementara Netanyahu menyebut, Israel menargetkan tokoh-tokoh Iran.
Lalu, Iran membalas serangan itu dengan pangkalan militer AS di Negara Teluk, seperti Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, hingga Israel.




