Jakarta, VIVA – Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah lokasi di Iran, termasuk ibu kota Teheran pada Sabtu 28 Februari waktu setempat. Presiden AS, Donald Trump, menyebut aksi ini sebagai operasi tempur besar-besaran.
Tak tinggal diam, Iran juga melancarkan serangan balasan dengan menembakkan rudal ke arah Israel, menurut militer Israel. Tak hanya itu saja, pasukan Iran juga meluncurkan rudal ke sejumlah lokasi yang terkait operasi militer AS di kawasan, termasuk ke pangkalan udara Al Udeid di Qatar, pangkalan udara Al-Salem di Kuwait, pangkalan udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab, Markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain, Riyadh, Arab Saudi hingga pangkalan AS di Yordania juga dilaporkan menjadi sasaran.
Menyusul dengan serangan yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran dan serangan balasan Iran, kekhawatiran akan ‘ledakan’ Perang Dunia III begitu nyata. Meski begitu, jika “Perang Dunia III” benar-benar pecah, ada sejumlah wilayah di dunia yang dinilai relatif lebih aman dari dampak terburuknya. Dimana saja? Berikut ini rangkumannya seperti melansir laman Metro.co.uk, Minggu 1 Maret 2026.
1. Antarctica
Benua ini terletak di titik paling selatan Bumi, menjadikannya salah satu tempat paling aman jika terjadi perang nuklir. Jaraknya sangat jauh dari negara-negara pemilik senjata nuklir. Dengan luas lebih dari 14 juta kilometer persegi, ada banyak ruang untuk berlindung.
Namun, suhu ekstrem dan kondisi es yang keras tentu menjadi tantangan tersendiri.
2. Islandia
Islandia dikenal sebagai salah satu negara paling damai di dunia dan secara konsisten berada di peringkat atas Indeks Perdamaian Global. Negara ini tidak pernah terlibat dalam perang besar atau invasi. Secara geografis terpencil, Islandia relatif terhindar dari dampak perang konvensional di Eropa meski efek radiasi dari serangan nuklir besar di daratan Eropa tetap bisa sampai dalam jumlah kecil.
3. New Zealand
Selandia Baru menempati posisi kedua dalam Indeks Perdamaian Global dan cenderung mengambil sikap netral dalam banyak konflik. Medannya yang bergunung-gunung juga memudahkan perlindungan wilayah. Walaupun memberikan dukungan finansial kepada Ukraina dan mengambil langkah hukum terhadap Rusia, kecil kemungkinan negara ini menjadi target langsung dalam konflik Barat dengan Rusia.





