Usai Dugaan Aktivitas Asusila, Hutan Kota Cawang Akan Dipasangi CCTV

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di taman-taman kota, termasuk di Hutan Kota Cawang, Jakarta Timur.

Langkah ini diambil menyusul beredarnya video dugaan aktivitas asusila di kawasan tersebut.

“Semuanya (taman hutan kota) akan kita perlakukan ya. Termasuk nanti kami akan pasang CCTV untuk itu,” ujar Pramono usai menghadiri acara buka puasa bersama di Pondok Pesantren Al Hamid Putra, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu.

Ia menegaskan akan segera menindaklanjuti informasi yang beredar dan meminta Satpol PP melakukan penertiban.

"Saya akan meminta pada Satpol PP untuk membersihkan," katanya.

Pramono menekankan bahwa Jakarta tidak boleh menjadi ruang bagi aktivitas menyimpang.

"Jakarta enggak boleh ada ruang tempat-tempat seperti itu," tegasnya.

Baca juga: Pemkot Jaktim Tutup Dua Akses Hutan Kota Cawang Usai Temuan Alat Kontrasepsi

Video Viral di Media Sosial

Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah pria memasuki area Hutan Kota Cawang di Jalan DI Panjaitan, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @ijoeel, perekam menyebut kawasan tersebut kerap didatangi sejumlah pria pada malam hari.

"Entah kenapa di sini sering dipakai untuk kumpul cowok-cowok. Entah ini maksudnya cowok-cowok bagaimana," kata perekam video.

Kawasan tersebut sebelumnya juga pernah dirazia pada 2023 setelah diduga menjadi lokasi perbuatan asusila.

Baca juga: Viral Video Sekelompok Pria Masuk Hutan Kota Cawang Setiap Malam, Pemkot Tutup Dua Akses

Dua Akses Masuk Ditutup Permanen

Pemerintah Kota Jakarta Timur menutup dua akses masuk ke Hutan Kota Cawang menyusul dugaan penyalahgunaan lokasi tersebut pada malam hari.

Penutupan dilakukan secara permanen dengan pengecoran di titik yang dinilai rawan guna membatasi akses keluar-masuk.

Camat Makasar, Dimas Prayudi, mengatakan langkah tersebut dilakukan bersama Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur.

"Ada dua titik yang hari ini kami coba tutup secara permanen dengan melakukan pengecoran, bekerja sama dengan Sudin pertamanan, lalu setelah itu akan ada penopingan dan perhatian taman supaya fungsinya bisa lebih maksimal," ujar Dimas di lokasi, Jumat (27/2/2026).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Cerita Pedagang Mie Ayam Bekasi Tertipu Endorse Rp 1 Juta, Usaha Sempat Tutup 3 Bulan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
11 Fakta AS dan Israel Serang Iran saat Ramadan
• 8 menit laludetik.com
thumb
Sempat Kejar-Kejaran dengan Polisi, Komplotan Spesialis Pencuri Besi dan Kabel Jalan Tol Berhasil Ditangkap di Jakarta Utara
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Trump Sebut Serangan AS ke Iran sebagai Misi Mulia   
• 7 jam lalurealita.co
thumb
Pansus DPRD Kota Bandung Percepat Pembahasan Ranperda Pencegahan Perilaku Seks Berisiko
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Saudi dan Emirat Arab Bahas Eskalasi Iran yang Berbahaya
• 3 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.