Ledakan terdengar di pulau buatan terkenal di Dubai, The Palm. Empat orang dilaporkan terluka.
Dilansir AFP, Sabtu (28/2/2026), dua saksi mata mengatakan kepada AFP bahwa mereka mendengar ledakan di The Palm. Saksi juga menyebut adanya kepulan asap yang membumbung tinggi.
Ledakan itu terjadi usai Iran melakukan serangan balasan di wilayah Uni Emirat Arab (UEA) usai diserang oleh Israel dan Amerika Serikat. Iran menuding wilayah UEA menjadi tempat perlindungan tentara Israel dan AS.
Salah satu saksi mengatakan melihat asap hitam tebal membubung dari sebuah hotel di Palm dan mendengar ambulans bergegas menuju lokasi kejadian.
Kantor media Dubai kemudian mengkonfirmasi "insiden" di sebuah gedung di daerah Palm Jumeirah yang mengakibatkan kebakaran dan empat orang terluka.
"Pertahanan Sipil Dubai telah mengkonfirmasi bahwa kebakaran yang terjadi sekarang telah terkendali. Empat orang mengalami luka-luka dan telah dipindahkan ke fasilitas medis," tambahnya.
Insiden yang menargetkan landmark Dubai itu mengejutkan warga, dan diikuti oleh beberapa ledakan yang terdengar oleh warga Dubai dan koresponden AFP di kota tersebut.
Sekitar 90 persen penduduk UEA terdiri dari warga asing dan Dubai adalah kota terpadatnya, yang sejak lama dikaitkan dengan kemewahan dan keglamoran.
Iran melancarkan serangan terhadap semua negara Teluk yang kaya minyak kecuali Oman, mediator dalam pembicaraan AS-Iran.
(ygs/wnv)





