Iran Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Arab Saudi Merespons

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kerajaan Arab Saudi mengecam dan mengutuk dengan sangat keras apa yang disebutnya agresi terang-terangan Iran serta menyatakan solidaritas terhadap kedaulatan sejumlah negara yang menjadi sasaran di kawasan.

Melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Arab Saudi yang diunggah di platform media sosial X, Sabtu, Arab Saudi menyoroti pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Yordania.

Baca Juga :
Kediamannya Diroket Israel-AS, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Masih Hidup
Survei: 57 Persen Warga AS Dukung Negara Palestina Merdeka

“Kerajaan menegaskan solidaritas penuh dan dukungan yang tak tergoyahkan kepada negara-negara saudara tersebut, serta kesiapan untuk mengerahkan seluruh kemampuannya guna mendukung setiap langkah yang mungkin mereka ambil,” bunyi pernyataan tersebut.

Arab Saudi juga memperingatkan tentang konsekuensi serius yang timbul akibat terus berlanjutnya pelanggaran terhadap kedaulatan negara-negara dan prinsip-prinsip hukum internasional.

Dalam pernyataannya, Saudi juga menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengecam serangan Iran dan mengambil langkah tegas dengan menjaga stabilitas di kawasan.

“Kerajaan Arab Saudi menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengecam serangan-serangan terang-terangan ini dan mengambil semua langkah tegas yang diperlukan guna menghadapi pelanggaran-pelanggaran Iran yang merongrong keamanan dan stabilitas kawasan,” tambah pernyataan tersebut.

Amerika Serikat dan Iran sebelumnya telah menggelar tiga putaran perundingan tidak langsung mengenai program nuklir Iran yang dimediasi Oman.

Lalu pada Sabtu dini hari waktu setempat, Israel dan AS melancarkan serangan terhadap Iran. Serangan tersebut merupakan yang kedua dilakukan pemerintahan Presiden AS Donald Trump sejak serangan pertama pada Juni 2025.

Iran kemudian melancarkan sejumlah serangan balasan yang menargetkan pangkalan militer AS yang tersebar di sejumlah negara yang berada di kawasan Timur Tengah. (Ant)

Baca Juga :
Arab Saudi Perketat Aturan Umrah saat Ramadhan, Berikut yang Harus Diperhatikan
Terpopuler: Luc Marijnissen Perkuat Timnas Indonesia, Damian van Dijk Komunikasi dengan PSSI
Saudia Airlines Batalkan Sejumlah Penerbangan Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, Jamaah Umrah Terdampak

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Membangun Kebijakan Pembangunan Inklusif untuk Perempuan Adat di Sumba Timur
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Ada 58.873 Jemaah Umrah di Tengah Konflik Israel-Iran, Kemenhaj: Jangan Panik
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Khamenei Dipindahkan, Pezeshkian Selamat, Pembalasan Iran akan Menghancurkan
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Baru Menikah dengan Virgoun, Lindi Fitriyana Diterpa Isu Hamil Duluan
• 18 jam lalucumicumi.com
thumb
15 Tewas Saat Pesawat Militer Bolivia yang Membawa Uang Jatuh di Jalan Raya
• 19 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.