Jakarta, VIVA - Di tengah dinamika ekonomi global dan transformasi digital di sektor keuangan, kompetensi yang adaptif dan berbasis praktik menjadi kebutuhan utama bagi lulusan perguruan tinggi.
Kehadiran Galeri Investasi menegaskan komitmen universitas dalam menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya menekankan aspek konseptual, tetapi juga memperkaya mahasiswa dengan pemahaman aplikatif yang relevan dengan kebutuhan industri keuangan yang terus berkembang.
Keberadaannya pun menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembelajaran berbasis praktik sekaligus mendorong peningkatan literasi keuangan dan pemahaman pasar modal di kalangan generasi muda. Galeri Investasi diklaim akan menjadi pusat aktivitas edukasi pasar modal.
Mahasiswa dapat mengakses berbagai informasi terkait instrumen investasi, mengikuti seminar dan pelatihan analisis saham, berpartisipasi dalam diskusi pasar, hingga terlibat dalam program edukasi investor yang terintegrasi dengan kurikulum pembelajaran.
Galeri Investasi hadir atas inisiatif School of Accounting Binus University bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX) dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman belajar yang berdampak (impactful learning), serta memperkuat konektivitas antara akademik dan industri.
Melalui pendekatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga memiliki kesiapan untuk menjadi profesional yang adaptif bahkan pelaku usaha (job creator) di sektor keuangan.
Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Binus University Lim Sanny menyampaikan bahwa Galeri Investasi merupakan bagian dari transformasi pembelajaran di School of Accounting Binus University yang berorientasi pada kesiapan karier dan penguatan kompetensi mahasiswa.
"Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya memahami teori akuntansi dan keuangan secara mendalam, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam konteks nyata pasar modal," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Galeri Investasi di lingkungan kampus diharapkan dapat membangun budaya literasi keuangan sejak dini, mendorong mahasiswa untuk memahami pentingnya perencanaan keuangan, manajemen risiko, serta pengambilan keputusan investasi yang berbasis analisis.
Regional Head 3 Market Development IDX Kemas M Rumaiyar menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memperluas inklusi pasar modal di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi dengan institusi pendidikan menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan partisipasi generasi muda dalam ekosistem investasi nasional.





