Prabowo Siap Terbang ke Iran Lakukan Mediasi Redam Eskalasi Militer di Timur Tengah

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan siap bertolak ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Dalam siaran resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Pemerintah Indonesia menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :
Kenapa Amerika Serikat dan Israel Serang Iran? Ini Beberapa Hal yang Perlu Diketahui
Korban Tewas Pelajar SD Akibat Serangan AS di Iran Jadi 85 Orang

Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi. Pemerintah juga menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.

"Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," demikian pernyataan Kemlu.

Serangan Israel dibantu AS ke Iran
Photo :
  • ANTARA/X

Langkah ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas global, sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dipegang teguh.

Kementerian Luar Negeri menilai peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia.

Pemerintah juga mengimbau warga negara Indonesia yang berada di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan waspada. WNI diminta mengikuti arahan otoritas setempat serta menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat guna memastikan keselamatan dan keamanan.

Pada Sabtu 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan terhadap Iran. Serangan tersebut merupakan yang kedua dilakukan pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sejak serangan pertama pada Juni 2025.

Trump menyatakan pasukan Amerika meluncurkan operasi militer besar di Iran untuk melindungi rakyatnya dengan meniadakan ancaman yang disebutnya berasal dari dugaan pengembangan senjata nuklir oleh Iran.

Amerika Serikat dan Iran sebelumnya telah menggelar tiga putaran perundingan tidak langsung mengenai program nuklir Iran yang dimediasi Oman. Putaran pertama dan kedua digelar awal bulan ini di Muscat dan Jenewa, berfokus pada pembatasan pengayaan serta persediaan uranium Iran sebagai imbalan pencabutan sanksi.

Putaran ketiga perundingan berlangsung pada Kamis 26 Februari di Jenewa, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan. (Ant)

Baca Juga :
Iran Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Arab Saudi Merespons
Kediamannya Diroket Israel-AS, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Masih Hidup
Terpopuler: Luc Marijnissen Perkuat Timnas Indonesia, Damian van Dijk Komunikasi dengan PSSI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming Liverpool Vs West Ham, Mulai Malam Ini Jam 22.00 WIB
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Luncurkan Serangan Balasan, Iran Tembakkan Rudal ke Pangkalan AS di Bahrain
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
8 Fenomena Langit Sepanjang Maret, Ekuinoks Terjadi Saat Lebaran
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemerintah RI Diminta Tanggapi Serangan Israel ke Iran di Dewan Perdamaian
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pelatih Persijap Optimistis Lumpuhkan Bali United: Siap Curi Poin demi Misi Lolos Degradasi
• 22 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.