Bak Koruptor Rugikan Negara, Pemain Rokok Ilegal Bakal Dibongkar KPK

cnbcindonesia.com
18 jam lalu
Cover Berita
Foto: Direktur Penyidik KPK, Asep Guntur Rahayu menyampaikan informasi dalam konferensi pers penahanan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait perjanjian jual beli gas antara PT PGN dan PT IAE. (Tangkapan Layar Youtube KPK)

Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) Direktorat Jenderal Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo, terkait kasus suap importasi barang di Bea Cukai. Kasus ini berdampak pada maraknya peredaran rokok ilegal di Indonesia.

KPK mengatakan ada kaitannya maraknya peredaran rokok ilegal terkait juga dengan dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.


"Terkait juga dengan rokok ilegal yang saat ini marak? Salah satunya, benar," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dikutip Sabtu (28/2/2026).

Baca: Kisruh 'KPK' Malaysia dengan Media Asing, Berujung Investigasi Polisi

Dia menjelaskan salah satu modus korupsi yang digunakan adalah menggunakan pita cukai yang dipalsukan. Selain itu juga menggunakan cukai yang tidak seharusnya.

"Ada yang memang cukainya itu palsu atau dipalsukan. Ada juga modusnya itu yang cukainya itu dia menggunakan cukai yang tidak seharusnya," ujarnya.

Dia mencontohkan terdapat perbedaan harga cukai pada rokok yang dibuat dengan menggunakan mesin dan tangan. Namun pelaku akan membelinya dengan harga lebih rendah dari seharusnya.

Dari tindakan tersebut pada akhirnya akan merugikan negara, ungkap Asep.

Baca: Purbaya Ingin Rekrut Pejabat Baru di Kemenkeu, Tapi Ada yang Tak Suka

"Bahwa rokok itu ada yang rokok pakai mesin dengan rokok yang dibuat pakai tangan itu cukainya berbeda. Jadi dia ada yang membeli cukai yang lebih rendah itu lebih banyak dibandingkan dengan cukai yang lebih tinggi harganya, seperti itu. Sehingga negara dirugikan," ucapnya.

KPK juga memastikan produsen rokok juga akan dipanggil. Namun tidak ada informasi lebih lanjut siapa yang akan dipanggil lembaga tersebut.

"Kemudian apakah produsen rokok akan dipanggil? Tentu. Terkait dengan nanti keterangan-keterangan dari orang ini dari siapa saja ini. Perusahaan mana, siapa saja. Seperti itu," ujarnya.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Bea Cukai Amankan 11 Juta Batang Rokok Ilegal di Perbatasan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Warga di Gresik Dibacok Saat Bangunkan Sahur, Rumah Terduga Pelaku Dibakar
• 19 jam laludetik.com
thumb
Telkomsel Perkuat Jaringan Hyper 5G di Rute Pontianak-Singkawang, Antisipasi Lonjakan Aktivitas Ekonomi dan Digital Saat Cap Go Meh 2026
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ustaz Das’ad Latif Jelaskan Cara Menyikapi Nikmat dan Musibah
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
• 8 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.