Netanyahu Klaim Khamenei Tewas, Menlu Iran Bantah

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan terbaru usai Israel menyerang wilayah Iran. Dia mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, telah tewas dalam serangan itu.

"Pagi ini, dalam serangan mendadak yang dahsyat, kompleks kediaman diktator Ali Khamenei hancur di jantung Teheran," kata Netanyahu dalam pernyataan yang disiarkan televisi, dilansir AFP, Minggu (1/3/2026).

Tentara Israel dan AS disebut menjatuhkan 30 bom ke kompleks kediaman Khamenei. Netanyahu mengatakan banyak tanda yang menunjukkan Khamenei telah tewas.

Baca juga: AS dan Israel Jatuhkan 30 Bom ke Kompleks Kediaman Khamenei di Iran

"Selama lebih dari tiga setengah dekade, diktator kejam ini telah menyebarkan teror di seluruh dunia sambil menindas rakyatnya sendiri, sambil bekerja tanpa lelah dan tanpa henti pada rencana untuk menghancurkan Israel," ujar Netanyahu.

"Rencana itu sudah tidak ada lagi -- dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi," sambungnya.

Dua jaringan televisi Israel melaporkan bahwa Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran, sementara tidak ada konfirmasi dari Teheran.

Baca juga: 2 Orang di Israel Terluka Usai Terkena Ledakan Rudal Iran

Dilansir Reuters, kabar kematian Khamenei telah mengemuka di kalangan militer Israel. Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada Reuters bahwa Khamenei tewas dalam serangan Israel dan AS pada Sabtu (28/2).

Dalam wawancara dengan NBC News, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Khamenei masih hidup. Dia menegaskan Israel tidak bisa mengganti rezim di Iran.

"Anda tidak dapat melakukan perubahan rezim sementara jutaan orang mendukung rezim yang disebut-sebut itu," kata Abbas Araghchi dalam sebuah wawancara dari ibu kota Teheran.

Baca juga: AHY Harap Perang Israel-Iran Segera Berakhir: Berefek ke Ekonomi-Energi Dunia

Ia mengatakan bahwa "sejauh yang saya ketahui," Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei masih hidup, meskipun keberadaan pria berusia 86 tahun itu tidak diketahui setelah Israel menargetkan para pemimpin politik negara tersebut.




(ygs/ygs)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Netanyahu: Tujuan Serangan Ini Adalah Menumbangkan Ayatollah Khamenei
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Marco Bezzecchi Salahkan Kondisi Lintasan Usai Terjatuh hingga Gagal Finis di Sprint Race MotoGP Thailand 2026
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Dari Bangkok ke Sukabumi: Palm dan Ambisi SCG Menghijaukan Industri Semen Indonesia
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Memaknai Ramadan, Mantan KSAD Dudung Ingatkan Kekuatan Doa
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Spanyol: Barcelona Menjauh dari Real Madrid, Atletico Gusur Villarreal di 3 Besar
• 5 menit laluharianfajar
Berhasil disimpan.