Israel dan Amerika Serikat (AS) menyerang Iran pada Sabtu (28). Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan serangan itu untuk menumbangkan rezim Ayatollah Ali Khamenei.
"Israel dan Amerika Serikat meluncurkan kampanye bersama, Operasi Auman Singa (Operation Lion's Roar). Tujuan dari operasi ini adalah untuk mengakhiri ancaman dari rezim Ayatollah di Iran," kata Netanyahu dikutip dari AlJazeera, Sabtu (28/2).
Menurut Netanyahu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menargetkan fasilitas-fasilitas Garda Revolusi, situs-situs rudal balistik.
"Dalam beberapa bulan terakhir, para tiran di Iran telah merencanakan untuk membangun kembali kemampuan nuklir dan rudal mereka dan menguburnya di bawah tanah, di mana kita tidak akan dapat menyerang mereka. Jika kita tidak menghentikan mereka sekarang, mereka akan menjadi tak tertembus," kata Netanyahu.
"Rakyat Iran dalam segala keragaman mereka—Persia, Kurdi, Azeri, Baluch, Abkhazia, dan semua warga negara lain dari bangsa yang luar biasa ini—ini adalah kesempatan Anda untuk mendirikan Iran yang baru dan bebas. Ambil takdir Anda ke tangan Anda sendiri," ujar Netanyahu.





