Iran Serang Para Sekutu AS di Timur Tengah

realita.co
12 jam lalu
Cover Berita

MANAMA (Realita) - Serangkaian ledakan mengguncang sejumlah negara Teluk Arab yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (28/2) waktu setempat.

Mulai dari Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, hingga Kuwait semuanya melaporkan rentetan ledakan setelah AS bersama Israel menyerang Iran.

Baca juga: Perang 12 Hari, Iran Hancurkan 5 Fasilitas Militer Israel

Kantor berita Bahrain News Agency, seperti dilansir CNN dan The Guardian, Sabtu (28/2/2026), melaporkan pusat layanan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain telah "menjadi sasaran serangan rudal".

Kantor berita Iran, Fars, secara terpisah menyebut serangan rudal telah dilancarkan terhadap pangkalan AS yang ada di Bahrain.

Diketahui bahwa Bahrain merupakan salah satu sekutu penting AS di kawasan Teluk Persia, dan menjadi tuan rumah tetap bagi markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di ibu kota Manama.

Sejumlah video yang beredar menunjukkan kepulan asap menjulang dari arah pangkalan Angkatan Laut AS di Bahrain. Menurut seorang pejabat AS, yang dikutip CNN, pangkalan itu diserang oleh rudal Iran.

Baca juga: Empat Warga Lamongan yang Dievakuasi dari Iran, Satu Keluarga Asal Turi

Warga UEA, seperti dilansir AFP, menuturkan bahwa mereka mendengar suara ledakan keras di ibu kota Abu Dhabi, setelah AS dan Israel menyerang Iran. Diketahui bahwa Abu Dhabi juga menjadi lokasi pangkalan yang menampung para personel militer AS.

Otoritas UEA telah mengumumkan penutupan wilayah udara "untuk sementara dan untuk sebagian" sebagai pencegahan.

Di Qatar, para pejabat setempat melaporkan bahwa dua rudal Iran telah dicegat saat mengudara di dalam wilayahnya. Serangan rudal ini diduga sebagai balasan dari Teheran atas serangan udara AS bersama Israel.

Baca juga: Pangeran MBS Janji Tak Akan Izinkan Kerajaanya Dipakai AS dan Israel untuk Serang Iran

Laporan jurnalis AFP di Qatar juga menyebut bahwa rentetan ledakan terdengar di area ibu kota Doha.

Laporan The Guardian menyebut rentetan ledakan juga terjadi di wilayah Kuwait, yang juga menampung sejumlah pangkalan militer AS. Diperkirakan bahwa sebanyak 13.500 tentara AS ditempatkan di negara tersebut.ik

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Pertamax naik jadi Rp12.300 per liter mulai 1 Maret 2026
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Geger Video Mesra Pelaku dan Korban Pembacokan di UIN Suska Riau, Benarkah Raihan dan Fara Berselingkuh?
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Ayatollah Ali Khamenei Tewas, Iran Tetapkan Hari Berkabung Nasional 40 Hari
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
JK Soal Pernyataan Menag: Zakat-Wakaf Sama-sama Penting, Jalan Bersamaan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Siap ke Teheran untuk Mediasi AS-Israel-Iran
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.