jpnn.com, JAKARTA - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang mencerminkan kehadiran negara dan Polri dalam melayani masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir," kata Agus dalam siaran persnya, Sabtu (28/2).
BACA JUGA: Alasan Bareskrim Polri Boyong 6 Anak Buah AKBP Didik ke Jakarta, Oh Ternyata
Oleh karena itu, Agus menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, sebagai semangat utama seluruh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Ini tagline dari Bapak Kapolri, sehingga kehadiran Polri menyelesaikan persoalan selama operasi ketupat. Tentunya negara hadir untuk menjaga perjalanan pulang. Mudik adalah cerita keluarga. Tugas kami menjaganya. Mudik bukan hanya soal perjalanan, tetapi soal pulang dengan selamat," ujar Agus.
BACA JUGA: Dirregident Korlantas Ajak Gen Z Kampanyekan Tertib Administrasi Kendaraan Bermotor
Dalam memberikan keamanan dan kenyamanan perjalanan, Agus menekankan lima kluster yang harus diamankan, di antaranya jalan tol, jalan nasional atau jalan kabupaten, pelabuhan penyebrangan, tempat-tempat ibadah, dan tempat wisata.
Hal ini telah menjadi atensi khusus yang dipersiapkan untuk kelancaran selama pelaksanaan Operasi Ketupat. Hal ini telah menjadi atensi khusus yang dipersiapkan untuk kelancaran selama pelaksanaan Operasi Ketupat.
BACA JUGA: Korlantas Fokus Empat Klaster Pengamanan pada Operasi Ketupat
"Termasuk keramaian dari tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia kami identifikasi, kami amankan termasuk jalur-jalur jalur yang menuju ke tempat peserta, jalur alternatif. Demikian juga, bandara, terminal, termasuk stasiun juga kami amankan," tutur dia.
Agus menegaskan Operasi Ketupat bukan hanya menjaga perjalanan ke kampung, tetapi memastikan masyarakat selamat pada saat berangkat, selamat pada saat berkumpul keluarga, serta bahagia selamat pada saat kembali.
"Bagi kami sangat sederhana, bahwa Operasi Ketupat selamat perginya dan selamat kembalinya. Oleh sebab itu, kami mohon dengan semangat anggota di lapangan, mari kita jaga setiap perjalanan masyarakat," ujar dia. (cuy/jpnn)
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




