Ledakan Gempa Langit Terdengar di Mana-mana, Ilmuwan Ungkap Faktanya

cnbcindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita
Foto: Awan badai besar menyelimuti langit Oklahoma pada Selasa malam (17/6), memicu kekhawatiran akan terjadinya cuaca ekstrem. (Tangkapan Layar Video Reuters/ABC AFFILIATE KOCO)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejak ratusan tahun lalu, laporan tentang suara misterius dari langit terus bermunculan. Salah satu catatan paling awal terjadi saat gempa dahsyat New Madrid pada 1811-1812. Fenomena serupa kembali terdengar pada Januari 2020, serta di wilayah Danau Seneca, Finger Lakes, New York.

Kini, banyak penelitian yang mencoba menelusuri apakah dentuman itu merupakan bagian dari fenomena geologis yang belum sepenuhnya dipahami.


Dalam sebuah penelitian pada 2020, ilmuwan mencari tahu fenomena tersebut dengan menggunakan data seismik dari EarthScope Transportable Array (ESTA). Data itu digunakan untuk menjelaskan suara di Amerika Serikat (AS) dan membandingkannya dengan yang terjadi pada 2023.

Sementara peneliti dari University of North Carolina melakukan penelitian dari laporan berita. Verifikasi suara juga dilakukan dengan menggunakan data seismo akuistik dari ESTA.

Hasilnya disimpulkan suara-suara yang terdengar tidak terkait dengan gempa bumi. Jadi dipastikan bukan disebabkan karena bencana itu.

Secara umum kami percaya ini merupakan fenomena atmosfer, tidak berpikir dari aktivitas seismik. Asumsi kami, suara itu menyebar lewat atmosfer bukan melalui tanah," jelas peneliti Eli Bird dikutip dari IFL Science, Minggu (1/3/2026).

Pilihan Redaksi
  • 18 Fakta AS Serang Iran: Perang Arab Pecah, Ledakan di Bahrain-Saudi
  • Iran vs AS: 70 Tahun Drama Dendam, Pengkhianatan, & Perang Bayangan

Para peneliti juga menganalisa data infrasonik, yakni suara frekuensi rendah yang tidak bisa didengar manusia. Mereka berhasil menangkap sinyal 1-10 detik terkait laporan ledakan.

IFL Science juga melaporkan belum ada penjelaskan terbaik soal asal muasal suara. Ada beberapa penyebab gempa langit yang mungkin terjadi.

Salah satunya adalah ledakan pesawat sonik. Sementara lainnya adalah terkait bolide di atmosfer bagian atas, yakni meteorit tidak terlihat hingga mendengar suara yang dikumpulkan.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Dukung Transformasi Cloud ke AI, Data Center "Wajib" Punya Ini

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baznas dan BPJPH Kolaborasi Perkuat Tata Kelola Zakat dan Jaminan Produk Halal
• 11 jam lalupantau.com
thumb
17,7 Juta Pemudik Diprediksi Masuk ke Jawa Tengah, Pemprov Waspadai 69 Titik Rawan Macet
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Iran Bentuk Dewan Kepemimpinan Usai Ali Khamenei Gugur dalam Serangan AS-Israel
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Kapan THR ASN 2026 Cair? Ini Bocoran Jadwal, Besaran, dan Komponennya
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemprov Fokus Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Transaksi Saat Ramadan dan Jelang Idulfitri
• 2 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.