WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump makin memperkuat dugaan bahwa pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah tewas.
Trump menegaskan di media sosial Truth, bahwa Khamenei telah terbunuh dalam serangan AS dan Israel.
Adapun AS bersama Israel melakukan serangan ke Iran, Sabtu (28/2/2026), dan salah satu target serangan adalah di dekat Kantor Ayatollah Ali Khamenei.
Baca Juga: Trump Akui Lakukan Serangan Besar ke Iran, Hancurkan Kekuatan Rudal Lawan
“Khamenei, salah satu orang paling jahat di sejarah, telah tewas,” tulis Trump di media sosial miliknya tersebut dilansir dari The Independent.
Trump menambahkan kematian Khamenei menjadi kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka.
Menurut sumber The Independent, pernyataan Trump itu muncul setelah Khamanei diduga tewas dalam serangan yang meluluhlantakan kediamannya.
Trump telah menginformasikan bahwa AS melakukan operasi pertempuran besar di Iran.
Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi kepada NBC, mengatakan sepanjang yang diketahuinya Khamanei dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian masih hidup.
Araghchi mengatakan bahwa situasi Iran saat ini sudah terkendali.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : The Indpendent/NBC
- donald trump
- ayatollah ali khamenei
- abbas araghchi
- iran
- israel
- serangan as





