BGN Pastikan Anggaran MBG Tidak Kurangi Pagu Kementerian Lain

eranasional.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bogor, ERANASIONAL.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan kekhawatiran publik terkait alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut-sebut berpotensi mengganggu anggaran kementerian lain.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, alokasi anggaran masuk dalam rincian output fungsi kesehatan.

Untuk tahun 2026, terdapat anggaran sebesar Rp24 triliun yang dicatat dalam fungsi kesehatan oleh BGN.

Namun demikian, ia memastikan anggaran tersebut tidak mengganggu pagu anggaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Ada anggaran Badan Gizi sebesar Rp24 triliun masuk dalam fungsi kesehatan, tetapi tidak mengganggu anggaran Kementerian Kesehatan. Terbukti dari anggaran Kementerian Kesehatan dari tahun ke tahun naik, meskipun ada Rp24 triliun untuk tahun 2026 ini fungsi kesehatan yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional,” tegasnya dalam konferensi pers yang berlangsung di Bogor, Sabtu (28/2).

Sama halnya dengan alokasi untuk pendidikan, BGN memastikan tidak mengurangi jatah anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) maupun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek)

“Kemudian pada kelompok anak sekolah termasuk santri dan sekolah keagamaan lainnya masuk rincian output fungsi pendidikan. Makanya ada anggaran Rp223 triliun di pendidikan tapi tidak mengganggu anggaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah karena dari tahun ke tahun terus naik. Tidak mengganggu Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi karena dari tahun kemarin ke tahun ini juga naik,” lanjut Dadan.

Selain itu, Dadan juga memastikan bahwa transfer pusat ke daerah untuk tunjangan guru tetap mengalami peningkatan, bahkan naik hampir 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kemudian juga, tidak mengganggu transfer pusat ke daerah untuk tunjangan guru karena dari tahun kemarin ke tahun ini naik 10 persen,” ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Media Iran Sebut Ayatollah Ali Khamenei Tewas Terbunuh karena Serangan AS-Israel
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Israel Peringatkan Warganya: Ada Gelombang Serangan Iran Datang
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Cap Go Meh Singkawang akan dihadiri Menteri hingga Dubes Tiongkok
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Mengapa Hasil TKA Bukan Alat Penilaian Guru dan Pemeringkatan Sekolah?
• 1 jam lalukompas.id
thumb
KAI Daop 1 Jakarta: 89 Ribu Kursi untuk Mudik Lebaran Periode 11-20 Maret Masih Tersedia
• 1 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.