Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa kriminal yang terjadi selama sepekan terakhir masih menarik untuk dibaca hari ini antara lain dugaan penyebab kecelakaan bus Transjakarta (TJ) Koridor 13 hingga seorang adik tega membunuh kakaknya di Jakarta Utara.
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.
Polisi sebut kecelakaan bus TJ di Koridor 13 akibat sopir tertidur
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelaskan penyebab kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta (TJ) operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) di ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin, karena salah satu sopir tertidur.
Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menyebutkan kronologi kecelakaan itu berawal saat dua bus yang dikemudikan oleh masing-masing pengemudi berinisial Y dan AS melaju di jalurnya masing-masing.
Berita selengkapnya klik di sini
Polisi amankan pengemudi mobil yang berkendara ugal-ugalan di Jakpus
Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan pengemudi mobil berinisial HM (24) yang berkendara secara ugal-ugalan yang terjadi di kawasan Jakarta Pusat pada Rabu.
"Saat ini sudah diamankan dan sudah dilakukan pengamanan khususnya kepada pengemudi dengan satu orang lainnya itu dari mobil Toyota Cayla tersebut, termasuk mobilnya juga dibawa.," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Berita selengkapnya klik di sini
Ngaku polisi, penganiaya pegawai SPBU di Jaktim ternyata wiraswasta
Penganiaya sejumlah pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3413901 di Cipinang, Jakarta Timur ternyata seorang wiraswasta bukan polisi.
“Pelaku sudah ditangkap dan dipastikan bukan anggota Polri. Saat ini yang bersangkutan sedang diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Berita selengkapnya klik di sini
Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan tes urine secara mendadak untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, Jakarta, Rabu (25/2/2026). ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Selatan. Polres Jaksel tes urine personelnya untuk cegah penyalahgunaan narkoba
Polres Metro Jakarta Selatan melakukan tes urine secara mendadak untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di jajaran personelnya di Markas Polres Metro Jakarta Selatan.
"Tes urine ini adalah wujud nyata Polres Metro Jakarta Selatan. Sebelum kami menindak masyarakat yang menyalahgunakan narkoba, kami harus memastikan dulu bahwa tubuh kami sendiri, internal kami, bersih dari barang haram tersebut," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Berita selengkapnya klik di sini
Kronologi pelajar pukul kakak kandung hingga tewas di Jakut
Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kronologi seorang pelajar berinisial MAH (16) yang memukul kakak kandungnya MAR (22) hingga tewas di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa (24/2) sore.
“Pelaku ini diduga berkali-kali memukul kepala korban dengan palu karena pelaku sangat emosi. Sehingga, korban tersungkur," kata Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ni Luh Sri Arsin di Jakarta, Kamis.
Berita selengkapnya klik di sini
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.
Polisi sebut kecelakaan bus TJ di Koridor 13 akibat sopir tertidur
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelaskan penyebab kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta (TJ) operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) di ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin, karena salah satu sopir tertidur.
Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menyebutkan kronologi kecelakaan itu berawal saat dua bus yang dikemudikan oleh masing-masing pengemudi berinisial Y dan AS melaju di jalurnya masing-masing.
Berita selengkapnya klik di sini
Polisi amankan pengemudi mobil yang berkendara ugal-ugalan di Jakpus
Polres Metro Jakarta Pusat mengamankan pengemudi mobil berinisial HM (24) yang berkendara secara ugal-ugalan yang terjadi di kawasan Jakarta Pusat pada Rabu.
"Saat ini sudah diamankan dan sudah dilakukan pengamanan khususnya kepada pengemudi dengan satu orang lainnya itu dari mobil Toyota Cayla tersebut, termasuk mobilnya juga dibawa.," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Berita selengkapnya klik di sini
Ngaku polisi, penganiaya pegawai SPBU di Jaktim ternyata wiraswasta
Penganiaya sejumlah pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3413901 di Cipinang, Jakarta Timur ternyata seorang wiraswasta bukan polisi.
“Pelaku sudah ditangkap dan dipastikan bukan anggota Polri. Saat ini yang bersangkutan sedang diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Berita selengkapnya klik di sini
Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan tes urine secara mendadak untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, Jakarta, Rabu (25/2/2026). ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Selatan. Polres Jaksel tes urine personelnya untuk cegah penyalahgunaan narkoba
Polres Metro Jakarta Selatan melakukan tes urine secara mendadak untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di jajaran personelnya di Markas Polres Metro Jakarta Selatan.
"Tes urine ini adalah wujud nyata Polres Metro Jakarta Selatan. Sebelum kami menindak masyarakat yang menyalahgunakan narkoba, kami harus memastikan dulu bahwa tubuh kami sendiri, internal kami, bersih dari barang haram tersebut," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Berita selengkapnya klik di sini
Kronologi pelajar pukul kakak kandung hingga tewas di Jakut
Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kronologi seorang pelajar berinisial MAH (16) yang memukul kakak kandungnya MAR (22) hingga tewas di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa (24/2) sore.
“Pelaku ini diduga berkali-kali memukul kepala korban dengan palu karena pelaku sangat emosi. Sehingga, korban tersungkur," kata Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ni Luh Sri Arsin di Jakarta, Kamis.
Berita selengkapnya klik di sini





