Data dan Fakta Terkini Terkait Perang Israel-AS Vs Iran

detik.com
17 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perang Israel dan Amerika Serikat (AS) pecah. Jumlah korban tewas hingga bangunan yang rusak terus bermunculan.

Dirangkum detikcom, Minggu (1/3/2026), serangan Israel dan AS ke Iran terjadi pada Sabtu (28/2) waktu Iran. Rudal-rudal kedua negara itu terus berjatuhan di negeri Persia.

Jumlah korban tewas di Iran dan Israel kini mulai dilaporkan berjatuhan. Salah satu yang menonjol, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan ikut tewas dalam serangan di Teheran.

108 Orang Tewas di SD Putri Iran

Salah satu lokasi serangan Israel di Iran berada di sekolah putri di wilayah Iran selatan. Ratusan orang dilaporkan meninggal akibat serangan itu.

Kantor Berita Mizan, mengutip Kantor Kejaksaan Minab, sebagaimana dilansir Al Jazeera, melaporkan bahwa jumlah korban di sekolah dasar putri Shajareh Tayyebeh di Minab telah mencapai 108 orang.

Bulan Sabit Merah Iran mengatakan pada Sabtu malam bahwa setidaknya 201 orang telah tewas dan 747 orang terluka akibat serangan Israel dan AS.

Baca juga: Cerita WNI di Qatar Dengar Ledakan Berkali-kali Saat Rudal Iran Hantam Doha

Iran Balas Serang Israel, 1 Orang Tewas di Tel Aviv

Serangan rudal Iran menghantam wilayah Tel Aviv, Israel, pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Total ada 20 orang terluka dan satu lainnya tewas.

Dilansir AFP, layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), mengatakan 20 orang terluka akibat serangan rudal Iran di Tel Aviv. Satu orang di antaranya dilaporkan kritis dan akhirnya meninggal dunia.

"Paramedis telah mengkonfirmasi kematian seorang wanita berusia 40-an dengan luka parah," kata MDA.

MDA menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka mengevakuasi 20 korban ke rumah sakit, termasuk seorang pria dalam kondisi serius. MDA juga menyebut mereka sempat memberikan perawatan di tempat kejadian kepada "seorang wanita berusia 40-an yang tidak sadarkan diri dan dalam kondisi kritis dengan luka serius".

Baca juga: Komisi I DPR Minta RI Ambil Peran Usai AS-Israel Serang Iran

Rudal Iran Juga Hantam Wilayah UEA dan Qatar

Sejumlah wilayah di Uni Emirat Arab (UEA) menjadi sasaran serangan balasan dari Iran. Salah satu titik yang terkena rudal Iran ialah Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi.

"Bandara Abu Dhabi mengkonfirmasi insiden di Bandara Internasional Zayed yang mengakibatkan satu kematian warga negara Asia dan tujuh luka-luka," kata badan yang mengelola bandara tersebut dalam sebuah pernyataan yang di X, dilansir AFP, Minggu (1/3/2026).

Baca juga: Rudal Iran Hantam Bandara di Abu Dhabi dan Dubai, 1 Orang Tewas-11 Terluka

Dilansir Anadolu Agency, Bandara Internasional Dubai juga terkena serangan rudal Iran pada Minggu pagi waktu Dubai. Empat anggota staf bandara dilaporkan terluka.

Dalam sebuah unggahan di X, Dubai Airports mengkonfirmasi bahwa sebuah ruang tunggu di Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan ringan dalam insiden tersebut. Peristiwa itu disebut telah ditangani dengan cepat.

Keempat anggota staf yang terluka menerima perawatan medis segera.

Wilayah Doha, Qatar, juga menjadi sasaran serangan balasan Iran pada Sabtu (28/2) malam. Serangan rudal Iran disebut berhasil merusak sistem radar di pangkalan militer Al Udeid, dekat Doha.

Baca juga: UEA Cegat Ratusan Drone Iran, Puing-puingnya Sempat Bakar Hotel Mewah Dubai

"Qatar menjadi sasaran 44 rudal dan delapan drone... dengan delapan orang terluka termasuk satu orang dalam kondisi kritis," kata seorang diplomat kepada AFP, dilansir AFP.

Ratusan Drone Iran Dicegat di UEA

UEA juga melaporkan telah berhasil mencegat ratusan rudal dan drone dari Iran ke wilayahnya. UEA diketahui menjadi salah satu negara yang menjadi sasaran serangan balasan dari Iran.

UEA menyatakan bahwa sebagian besar dari 137 rudal dan 209 drone yang ditembakkan ke wilayahnya oleh Iran telah dihancurkan atau dicegat. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dari rentetan serangan Iran di UEA.

"Kementerian menyatakan bahwa pihaknya berada dalam keadaan siaga tinggi dan siap menghadapi ancaman apa pun, dan bahwa pihaknya mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menghadapi dengan tegas segala sesuatu yang bertujuan mengganggu keamanan dan stabilitas negara, dan menegaskan bahwa keselamatan warga negara, penduduk, dan pengunjung merupakan prioritas utama yang tidak dapat dikompromikan," kata kementerian dalam sebuah pernyataan dilansir AFP, Minggu (1/3/2026).




(ygs/imk)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas PRR perbanyak sumur bor dan sanitasi di daerah bencana
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Veda Ega Pratama Siap Ciptakan Sejarah di Race Moto3 Thailand 2026 Hari Ini, Begini Komentarnya
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran, Simbol Balas Dendam Syiah Iran
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Suami di Kepri Mutilasi Istri, Potongan Tubuh Dibuang ke Rumah Kosong
• 20 jam laludetik.com
thumb
Gim Pokémon Winds dan Pokémon Waves Dijadwalkan Rilis untuk Switch 2 pada 2027
• 19 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.