Maskapai Global Lumpuh! 3.200 Penerbangan Dibatalkan Usai AS dan Israel Serang Iran

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Industri penerbangan global terguncang setelah  Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan militer ke wilayah Iran. Sekitar 3.200 jadwal penerbangan dari berbagai maskapai penerbangan global dibatalkan seiring penutupan wilayah udara di sebagian besar kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan data perusahaan analitik penerbangan Cirium, lebih dari 1.800 penerbangan dari dan menuju negara-negara Timur Tengah dibatalkan pada Sabtu, 28 Februari 2026 dan 1.400 penerbangan tambahan pada Minggu, 1 Maret 2026. Sehingga total pembatalan mencapai 3.200 penerbangan hanya dalam dua hari.

Baca Juga :
Iran Serang 14 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ratusan Tentara Tewas
Donald Trump Sebut Pimpinan Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Gabungan Israel-AS

Qatar Airways mengumumkan penghentian sementara seluruh penerbangan. Emirates juga menghentikan operasional di Bandara Internasional Dubai yang merupakan salah satu bandara tersibuk di dunia.

“Kami meminta maaf kepada pelanggan yang terdampak gangguan ini atas ketidaknyamanan yang terjadi Kami akan membantu penjadwalan ulang, pengembalian dana, atau pengaturan perjalanan alternatif. Keselamatan dan keamanan penumpang serta awak kami tetap menjadi prioritas utama kami," kata Manajemen Emirates dalam pernyataan resmi dikutip dari CNBC Internasional, Minggu 1 Februari 2026. 

Maskapai nasional India, Air India, turut menghentikan seluruh penerbangan ke Timur Tengah hingga rute antara India ke Eropa dan Amerika Serikat. Langkah ini menunjukkan luasnya dampak penutupan wilayah udara terhadap jaringan penerbangan global.

Etihad Airways juga dilaporkam membatalkan seluruh keberangkatan dari dan menuju Abu Dhabi hingga Minggu sore. Grup maskapai Jerman, Lufthansa Group, menangguhkan penerbangan ke Israel, Lebanon, Yordania, Irak, dan Teheran hingga 7 Maret, serta mengalihkan sejumlah rute untuk menghindari wilayah konflik.

Sementara itu, penerbangan American Airlines dari Philadelphia menuju Doha terpaksa berbalik arah saat berada di dekat Spanyol dan kembali ke titik keberangkatan. Maskapai tersebut menyatakan terus memantau situasi keamanan.

“Tim Keamanan Korporat kami dan unit lain di seluruh maskapai secara aktif memantau situasi sepanjang malam dan tetap berkoordinasi erat dengan Pemerintah AS,” tulis American Airlines dalam memo internal.

Maskapai lain seperti United Airlines membatalkan penerbangan ke Tel Aviv hingga 6 Maret dan ke Dubai hingga 4 Maret. Delta Air Lines juga menghentikan layanan ke Tel Aviv setidaknya hingga akhir pekan.

Baca Juga :
Dampak Serangan AS-Israel, Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026?
Trump Ngotot Ingin Ganti Rezim Khamenei, Menlu Iran: Misi Mustahil
Siap-siap Harga Minyak Dunia Naik Tajam Imbas Serangan AS-Israel ke Iran

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KBRI Teheran: 329 WNI di Iran Dilaporkan Aman Pascaserangan Israel-AS
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Militer Yordania Cegat 49 Drone-Rudal di Tengah Perang Iran vs AS-Israel
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Ali Khamenei: Aktivis Revolusi hingga Pemimpin Tertinggi Iran
• 4 jam laluokezone.com
thumb
OPINI: Menjaga ‘Rapor Hijau’ Stunting
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Serangan Israel ke Sekolah di Iran Tewaskan 51 Orang
• 21 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.