Teheran, tvOnenews.com-"Operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Iran" baru dimulai menyusul konfirmasi syahidnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Konfirmasi pernyataan perang lanjutan itu disampaikan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Sabtu.
Televisi pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa Khamenei tewas dalam serangan Israel dan Amerika Serikat. Kantor berita Iran Tasnim menyebutkan bahwa Khamenei syahid di kantornya pada Sabtu pagi.
"Dalam beberapa saat, operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Republik Islam Iran terhadap Israel dan pangkalan teroris Amerika akan dimulai," sebut pernyataan IRGC seperti dikutip stasiun televisi pemerintah Iran itu.
Pada Sabtu, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel, serta ke fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.(ant)




