JAKARTA, DISWAY.ID - Viral aktivitas meresahkan diduga sekelompok pria dalam Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) memasuki Hutan Kota Cawang.
Menanggapi kabar ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal memperketat pengawasan taman menyusul adanya dugaan Hutan Kota Cawang menjadi sarang Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).
Pramono pun meminta pada Satpol PP untuk menertibkan tindakan asusila yang memanfaatkan ruang publik seperti di taman dan hutan kota.
BACA JUGA:Tudingan LGBT di Kampus Ternama di Bandung Hebohkan Medsos, Netizen: Udah Gak Ketolong!
"Saya akan meminta pada Satpol PP untuk membersihkan. Jakarta enggak boleh ada ruang tempat-tempat seperti itu," tegas Pramono di Jakarta Timur dikutip Minggu, 1 Februari 2026.
Tidak hanya penempatan personel, Pramono juga akan menambah kamera pengawas atau CCTV khususnya bagi taman yang beroperasi 24 jam.
BACA JUGA:Prada Lucky Namo Dikaitkan Isu LGBT, Keluarga: Itu untuk Menutupi Aib Mereka
Adapun taman di Jakarta yang beroperasi 24 jam meliputi Taman Menteng, Taman Lapangan Banteng, Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Literasi Martha Tiahahu.
"Semuanya akan kita perlakukan ya. Termasuk nanti kami akan (tambah) pasang CCTV untuk itu," pungkasnya.
Hutan Kota Cawang di Jakarta Timur diduga disalahgunakan untuk aktivitas asusila sesama jenis.
BACA JUGA:Kala Agnez Mo Dituding Dukung Agenda LGBT: Happy Pride!
Dalam rekaman video yang diviralkan akun Instagram @jktinformasi.news terlihat empat orang pemuda memasuki Hutan Kota Cawang melalui celah sempit antara dinding dan pagar taman saat tengah malam.
Perekam video mengatakan jika aktivitas tidak wajar tersebut terjadi hampir setiap malam saat dini hari.
"Mereka masuk ke taman tuh ya, masuk ke taman sana tuh nggak tau mereka tuh ngapain," kata perekam video.
Masyarakat juga menemukan alat kontrasepsi serta botol-botol minuman keras (miras) di lokasi.
- 1
- 2
- »





