TABLOIDBINTANG.COM - Selama ini banyak orang hanya memanfaatkan air perasan lemon dan membuang kulitnya begitu saja. Padahal, seperti buahnya, kulit lemon ternyata menyimpan beragam manfaat, terutama dalam dunia kuliner. Kulit lemon bisa diparut dan digunakan dalam kondisi segar maupun setelah disimpan dengan benar. Jika diaplikasikan secara tepat, parutan kulit lemon mampu meningkatkan cita rasa hidangan dan membuat masakan terasa lebih “naik kelas”.
Melansir WION, ada lima cara menarik untuk memanfaatkan parutan kulit lemon dalam berbagai sajian. Berikut ulasannya:
1. Taburan Istimewa untuk Adonan Kue
Parutan kulit lemon dapat ditaburkan di atas adonan muffin, cookies, atau cake sebelum dipanggang. Aroma khas yang keluar saat proses pemanggangan akan memberikan sensasi rasa unik yang lebih kuat dan meninggalkan kesan segar. Hasilnya, kue terasa lebih wangi, ringan, dan tidak membosankan di lidah.
2. Sentuhan Segar pada Salad
Menambahkan parutan kulit lemon secara fresh di atas salad bisa menjadi alternatif dressing alami. Aroma asam yang ringan dan menyegarkan akan membuat salad terasa lebih hidup dan menggugah selera. Cara ini juga cocok bagi Anda yang ingin mengurangi penggunaan saus berkalori tinggi.
3. Marinasi Daging, Ikan, hingga Tofu
Parutan kulit lemon juga efektif digunakan dalam proses marinasi. Campurkan ke dalam bumbu untuk daging, ikan, atau tofu. Kandungan minyak alami pada kulit lemon menghadirkan sensasi rasa menyengat yang segar, sekaligus membantu mengurangi aroma amis pada bahan makanan tertentu.
4. Pelengkap Pasta Creamy
Untuk hidangan pasta bertekstur lembut dan bermentega (creamy), taburan parutan kulit lemon bisa menjadi penyeimbang rasa. Tambahan ini membuat pasta terasa lebih ringan dan tidak eneg, karena ada sentuhan asam segar yang memperkaya keseluruhan cita rasa.
5. Bumbu Tambahan untuk Olahan Sayur
Tak hanya cocok untuk makanan berat, parutan kulit lemon juga bisa dicampurkan ke dalam olahan sayur. Fungsinya sebagai bumbu alami yang membuat rasa sayuran lebih istimewa dan nikmat di lidah. Sedikit taburan saja sudah cukup memberi perbedaan signifikan pada hidangan sederhana.




